Blora, MEMANGGIL.CO - Dukungan terhadap rencana revitalisasi Pasar Kambing Jepon terus mengalir. Setelah mendapat respons positif dari pedagang dan Pemerintah Kelurahan Jepon, kini Pemerintah Kecamatan Jepon juga berharap upaya perbaikan pasar tersebut dapat segera direalisasikan oleh Pemerintah Kabupaten Blora.

Camat Jepon, Andi Nurrohman, mengungkapkan rasa syukur atas tindak lanjut yang dilakukan Dindagkop UKM Kabupaten Blora dengan turun langsung melakukan survei lapangan ke Pasar Kambing Jepon pada Kamis (4/6/2026).

Menurutnya, kunjungan tersebut menjadi bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap aspirasi yang selama ini disampaikan oleh Pemerintah Kecamatan Jepon dan Pemerintah Kelurahan Jepon terkait kondisi pasar yang membutuhkan penataan dan perbaikan.

"Ya alhamdulillahirobbilalamin kita sangat bersyukur kepada Allah Subhanahu wa ta'ala yang mana pagi hari ini, Alhamdulillah hari Kamis tanggal 4 Juni 2026, kami kedatangan dari Dindagkop UKM Kabupaten Blora," ujar Camat Andi, panggilannya, kepada Memanggil.co, ditulis Jum'at (5/6/2026) 

Ia mengatakan, usulan perbaikan Pasar Kambing Jepon telah lama menjadi perhatian pemerintah setempat mengingat kondisi fasilitas yang ada saat ini dinilai sudah tidak lagi memadai untuk menunjang aktivitas perdagangan ternak yang terus berlangsung setiap hari pasaran Pahing dan Kliwon.

"Patut disyukuri karena perhatian oleh Pak Lurah dan Pemerintah Kecamatan Jepon mengusulkan untuk adanya pemeliharaan di pasar kambing pada Pahing dan Kliwon di Kelurahan Jepon," katanya.

Camat Andi menegaskan, Pasar Kambing Jepon bukan sekadar tempat transaksi jual beli hewan ternak biasa. Keberadaannya telah menjadi bagian dari sejarah perdagangan rakyat di wilayah Jepon dan sekitarnya.

Menurutnya, pasar tersebut telah berlangsung selama puluhan tahun dan menjadi pusat pertemuan para peternak, pedagang, maupun pengepul ternak dari berbagai desa.

"Karena pasar ini termasuk pasar yang secara legendaris sudah sangat lama sekali menjadi wadah para pedagang dan peternak yang tidak hanya di wilayah Kelurahan Jepon tetapi juga desa-desa sekitarnya," ujarnya.

Tingginya aktivitas perdagangan ternak tersebut, lanjut Camat Andi, harus diimbangi dengan penyediaan fasilitas yang memadai agar para pedagang dan pengunjung dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman.

Berdasarkan aspirasi yang disampaikan para pedagang, terdapat sejumlah fasilitas yang dinilai perlu mendapatkan perhatian dalam rencana revitalisasi mendatang. Salah satunya adalah kondisi los pasar yang sudah mengalami kerusakan dan membutuhkan perbaikan.

Selain itu, persoalan kebersihan lingkungan pasar juga menjadi salah satu kebutuhan yang diharapkan dapat ditangani melalui program penataan.

"Harapan dari pedagang di sini memang fasilitas yang ada dalam kondisi perlu untuk dilakukan perbaikan, seperti yang ada di tempat ini kenyamanan dari pedagang untuk iupan, kemudian sarana kebersihan," katanya.

Tidak hanya itu, aspek lalu lintas dan parkir juga menjadi perhatian utama. Selama ini, kendaraan milik pedagang maupun pengunjung kerap memanfaatkan bahu jalan di depan pasar sebagai tempat parkir sehingga berpotensi mengganggu kelancaran arus lalu lintas.

Sate Pak Rizki

Karena itu, Pemerintah Kecamatan Jepon mengusulkan agar penataan pasar nantinya juga mencakup penyediaan ruang parkir yang lebih memadai.

"Terus dari sisi parkir agar tidak mengganggu lalu lintas jalan masyarakat sehingga perlu adanya pelebaran ruang di depan dalam rangka untuk parkir," jelasnya.

Camat Andi mengapresiasi respons cepat Dindagkop UKM Kabupaten Blora yang langsung melakukan peninjauan lapangan setelah menerima usulan dari pemerintah setempat.

Menurutnya, langkah tersebut menunjukkan adanya keseriusan pemerintah daerah dalam melihat kebutuhan masyarakat dan kondisi riil yang ada di lapangan.

"Alhamdulillah apa yang kami sampaikan sangat direspon sekali dari Dindagkop UKM Kabupaten Blora yang pada hari ini langsung survei di lapangan," ungkapnya.

Pemerintah Kecamatan Jepon berharap hasil survei tersebut dapat menjadi dasar dalam penyusunan program revitalisasi Pasar Kambing Jepon, baik melalui dukungan anggaran daerah maupun bantuan dari pemerintah pusat sebagaimana opsi yang tengah disiapkan Dindagkop UKM Kabupaten Blora.

"Semoga usulan kami diperhatikan dan nantinya di perubahan ini bisa dilakukan revitalisasi sesuai dengan kemampuan anggaran yang ada," katanya.

Di akhir keterangannya, Camat Andi juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Blora atas perhatian yang diberikan terhadap keberlangsungan pasar yang selama ini menjadi salah satu penggerak ekonomi masyarakat peternak di wilayah Jepon.

"Kami terima kasih kepada Pak Bupati dan Wakil Bupati Blora," pungkasnya.

Dengan adanya dukungan dari pemerintah daerah, pemerintah kecamatan, pemerintah kelurahan, serta para pedagang, harapan untuk mewujudkan Pasar Kambing Jepon yang lebih aman, tertata, dan representatif kini semakin terbuka.

Revitalisasi pasar tersebut diharapkan tidak hanya memperbaiki kondisi fisik bangunan, tetapi juga meningkatkan kenyamanan, keselamatan, dan kelancaran aktivitas ekonomi masyarakat yang telah berlangsung turun-temurun.