Tuban, MEMANGGIL.CO – Nama H. Miyadi menjadi kandidat yang paling menguat dalam bursa pemilihan Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Tuban periode 2026–2031.

Meski demikian, sejumlah tantangan dari periode kepemimpinannya sebelumnya masih menjadi catatan yang harus dijawab jika kembali dipercaya memimpin partai berlambang bintang sembilan tersebut.

Dukungan terhadap Miyadi datang dari sejumlah kader internal PKB, termasuk Fahmi Fikroni yang juga masuk dalam daftar kandidat hasil Musyawarah Cabang (Muscab) ke-VI PKB Tuban.

Menurut Fahmi, Miyadi masih menjadi figur yang paling layak untuk melanjutkan kepemimpinan partai karena dinilai mampu menjaga soliditas organisasi dan mengayomi seluruh elemen kader.

"Pak Miyadi dinilai layak kembali memimpin DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Tuban," ujar Fahmi Fikroni, dikutip Minggu, (7/6/2026).

Ketua Komisi II DPRD Tuban itu menilai pengalaman panjang Miyadi di internal partai menjadi modal penting untuk menghadapi dinamika politik ke depan. Selain memahami karakter kader, Miyadi juga dinilai memiliki kemampuan membangun komunikasi politik dengan berbagai pihak.

"Kita tidak ingin ada konflik di internal, dan Pak Miyadi mengayomi serta dituakan. Beliau sangat layak," tambahnya.

Selama memimpin PKB Tuban, Miyadi dikenal mampu menjaga kondusivitas partai. Minimnya konflik internal menjadi salah satu alasan mengapa namanya kembali mendapat dukungan dari sejumlah kader menjelang penetapan ketua definitif.

Tantangan PKB Tuban Masih Jadi Catatan

Namun, di balik kuatnya dukungan tersebut, terdapat sejumlah pekerjaan rumah yang masih menjadi perhatian.

Sate Pak Rizki

Pada Pemilu 2024, perolehan kursi PKB di DPRD Kabupaten Tuban mengalami penurunan dari 16 kursi pada Pemilu 2019 menjadi 11 kursi.

Penurunan tersebut berdampak langsung pada hilangnya posisi Ketua DPRD Tuban yang sebelumnya menjadi milik PKB. Kursi pimpinan legislatif akhirnya beralih ke Partai Golkar yang berhasil meraih suara terbanyak dalam Pemilu 2024.

Meski mengakui adanya penurunan kursi, Fahmi tetap optimistis PKB mampu bangkit pada pemilu mendatang.

"Golkar saat itu menggunakan berbagai cara untuk menang dalam pemilu kemarin, tetapi kami optimistis pada pemilu berikutnya PKB akan naik," katanya.

Sementara itu, Muscab ke-VI PKB Tuban telah menghasilkan tujuh nama kandidat yang diusulkan kepada Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB untuk mengikuti proses seleksi Ketua DPC PKB Tuban masa bakti 2026–2031.

Selain Miyadi, enam nama lainnya adalah Mirza Ali Manshur, Khozanah Hidayati, Fahmi Fikroni, Muhammad Mughni, Moh. Zuhri Ali, dan Mukson.

Seluruh kandidat telah mengikuti tahapan uji kelayakan dan kompetensi (UKK) yang digelar DPP PKB. Hasil dari proses tersebut akan menjadi dasar penentuan ketua definitif yang dijadwalkan ditetapkan pada Juni 2026.