Surabaya, MEMANGGIL.CO - Pembangunan Jembatan Garuda di Kota Surabaya telah rampung dan kini siap dimanfaatkan masyarakat.
Kehadiran Jembatan Garuda tersebut diharapkan mampu mengatasi berbagai kendala akses yang selama ini dialami warga, mulai dari perjalanan anak-anak menuju sekolah, akses ke rumah sakit, hingga aktivitas ekonomi menuju pasar.
Dalam keterangannya, pihak pelaksana
Komandan Korem 084/ Bhaskara Jaya, Brigjen TNI Kohir menyebut, Jembatan Garuda tersebut memiliki peran yang sangat vital bagi masyarakat sekitar.
Selain mempermudah mobilitas, warga juga diimbau untuk bersama-sama menjaga dan merawat fasilitas tersebut agar dapat digunakan dalam jangka panjang.
"Jembatan bukan untuk tempat bermain, tetapi untuk dilintasi. Dengan demikian usia pakai jembatan bisa lebih lama," ujar Brigjen TNI Kohir seusai meresmikan beroperasinya Jembatan Garuda Genting Kalian akan Surabaya, Jumat (24/07/2026).
Dijelaskan Brigjen TNI Kohir, untuk Jembatan Garuda Genting Kalianak yang dibangun selama sekitar 30 hari itu memiliki panjang 32 meter dengan lebar 1,2 meter.
"Jembatan ini menggunakan konstruksi beton dan besi. Sebelum dibangun, lebar akses hanya sekitar 50 sentimeter sehingga kendaraan bermotor tidak dapat melintas. Kini akses menjadi lebih cepat, aman, dan nyaman bagi masyarakat," terang Brigjen TNI Kohir.
Secara nasional, program pembangunan Jembatan Garuda telah menghasilkan sekitar 1600 jembatan di berbagai daerah di Indonesia.
Khusus di wilayah Korem 083 Bhaskara Jaya,
lebih dari 100 jembatan telah diselesaikan, sementara sejumlah proyek lainnya masih dalam tahap pembangunan.
"Di Madura masih terdapat 33 jembatan yang sedang dikerjakan, begitu pula di wilayah Sidoarjo dan Gresik. Target nasional yang ingin dicapai setelah Agustus adalah 2.800 jembatan.
Pemerintah Kota Surabaya juga telah menyiapkan program perawatan berkala, namun masyarakat diminta tetap menggunakan jembatan secara bijak.
Asisten II Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, Syamsul Hariadi menyampaikan apresiasi kepada Presiden Republik Indonesia, Komandan Korem, serta Dandim atas dukungan pembangunan jembatan tersebut.
Menurutnya, keberadaan jembatan menjadi penghubung penting antarwilayah sekaligus memperlancar interaksi sosial masyarakat.
"Letaknya yang menghubungkan kawasan menuju pasar juga dinilai mampu mendorong aktivitas ekonomi warga," terang Syamsul.
Pemerintah Kota juga mengajak warga untuk memberikan edukasi kepada masyarakat sekitar agar bersama-sama menjaga fasilitas tersebut sehingga tetap awet dan dapat dimanfaatkan hingga generasi mendatang.
"Pembangunan jembatan ini sebagai wujud sinergi antara Pemerintah Kota Surabaya, TNI, dan masyarakat," ujar Syamsul.
Untuk Kota Surabaya sendiri, direncanakan terdapat 10 jembatan dalam program tersebut. Hingga saat ini 6 jembatan telah selesai. Sedangkan 4 jembatan lainnya akan diajukan pada tahap berikutnya.