Semarang, MEMANGGIL.CO - Kabar menggembirakan datang bagi para petani di Desa Banjarejo, Kecamatan Jepon, Kabupaten Blora. Desa tersebut menjadi salah satu penerima Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali-Juana, Kementerian Pekerjaan Umum.

Program yang bertujuan meningkatkan fungsi jaringan irigasi dan memperkuat ketahanan sektor pertanian itu mulai memasuki tahapan sosialisasi. Pemerintah Desa Banjarejo menyambut positif program tersebut karena dinilai mampu menjawab kebutuhan petani terhadap ketersediaan air untuk lahan pertanian.

Perwakilan Pemerintah Desa Banjarejo, Muhammad Aminuddin, mengatakan keberadaan program P3-TGAI sangat dinantikan masyarakat, khususnya para petani yang selama ini masih menghadapi berbagai kendala dalam pemenuhan kebutuhan air irigasi.

"Sangat membantu sekali khususnya bagi para petani sehingga dengan adanya program P3-TGAI suplai air untuk persawahan sangat terbantu," ujarnya, Jumat (19/6/2026). 

Amin menjelaskan, usulan program tersebut tidak muncul begitu saja. Kondisi geografis wilayah dan luasnya area pertanian menjadi salah satu pertimbangan utama hingga akhirnya Desa Banjarejo memperoleh kesempatan mengikuti program dari pemerintah pusat tersebut.

"Letak geografis dan area lahan pertanian," katanya saat ditanya mengenai latar belakang pengajuan program.

Menurutnya, kebutuhan irigasi yang memadai menjadi faktor penting dalam mendukung produktivitas pertanian masyarakat. Selama ini sebagian petani masih sangat bergantung pada kondisi cuaca, terutama saat musim kemarau yang berdampak terhadap berkurangnya pasokan air ke area persawahan.

Meski telah masuk dalam daftar penerima program, Amin menjelaskan bahwa pelaksanaan fisik pekerjaan belum dimulai. Saat ini tahapan yang sedang berjalan masih berupa sosialisasi kepada calon pelaksana dan kelompok penerima manfaat.

"Ini baru sosialisasi, pekerjaan belum dimulai," jelasnya.

Sate Pak Rizki

Sebelumnya, Balai Besar Wilayah Sungai Pemali-Juana mengundang perwakilan kelompok petani dan pemerintah desa penerima program untuk mengikuti sosialisasi pelaksanaan P3-TGAI Tahun Anggaran 2026 di Semarang. Dalam kegiatan tersebut peserta diberikan pemahaman terkait mekanisme pelaksanaan, administrasi hingga pengawasan program.

Dari Desa Banjarejo, terdapat dua perwakilan yang mengikuti kegiatan tersebut, yakni Muhammad Aminuddin dan Dwi Puji Wijayanto.

"Yang mewakili Desa Banjarejo dua orang," kata Amin.

Ia menjelaskan jumlah peserta yang diundang dari masing-masing desa tidak sama karena menyesuaikan jumlah titik pekerjaan yang diperoleh setiap kelompok penerima manfaat.

"Beda-beda, ada yang dua, ada yang tiga, ada yang satu. Tergantung dapat berapa titik," ungkapnya.

Lebih lanjut, Pemerintah Desa Banjarejo sendiri berharap tahapan berikutnya dapat berjalan sesuai jadwal sehingga manfaat program dapat segera dirasakan masyarakat.

Keberhasilan program ini dinilai tidak hanya berdampak pada peningkatan suplai air irigasi, tetapi juga berpotensi meningkatkan hasil produksi pertanian dan kesejahteraan petani di wilayah setempat.