Surabaya, MEMANGGIL.CO – Yayasan Perguruan 17 Agustus 1945 (YPTA) Surabaya memperkuat budaya kolaboratif dan kualitas sumber daya manusia lewat kegiatan Outbound Sustainable Improvement 2026.
Peserta yang mengikuti outbound bertemakan "Patriot Merah Putih dalam Aksi, Kolaborasi Tanpa Henti” di Batu, Jawa Timur, 19–21 Juni 2026 ini terdiri dari seluruh jajaran struktural administrasi dan ketua laboratorium YPTA Surabaya.
Hadir pula Pengawas, Pengurus YPTA, Rektor Untag Surabaya, Ketua Umum ABP PTSI Prof. Dr. Thomas Suyatno, serta mitra Jatayu, Bank Jatim, dan BNI.
Pengawas YPTA Surabaya Ir. Bantot Sutriono, M.Sc. menegaskan SDM berkualitas adalah kunci mencapai target World Class University.
"Kekuatan sumber daya itu bisa diarahkan untuk meraih World Class University, yang paling ditekankan yaitu pada kualitas akademik," ujarnya, Selasa (23/06/2026).
Direktur DUSDM YPTA sekaligus Ketua Pelaksana Eddy Wahyudi, S.H., M.Si., menyebut outbound ini agenda rutin dua tahunan untuk mempererat kebersamaan.
"Kegiatan ini untuk mempererat persatuan dan juga me-refresh, selama ini kita sudah kerja keras. Harapannya dapat membangkitkan kembali suatu semangat kerja di lingkungan YPTA Surabaya," katanya.
Hari pertama kegiatan diisi dengan penguatan budaya kerja dan wawasan kebangsaan. Bendahara YPTA Surabaya, Dr. Ontot Murwato S., M.M., Ak., CMA., CA., CPA., menyampaikan materi Mengelola Konflik Menjadi Spirit Kerja Fungsional, sedangkan Sekretaris YPTA Surabaya, Dr. IGN Anom Maruta, M.M., menyampaikan materi Implementasi Semangat Kerja Inspiratif, Kolaboratif, dan Dampak yang Diharapkan.
Ketua YPTA J. Subekti, S.H., M.M. membuka sesi refleksi kebangsaan dan membedakan nasionalisme dengan patriotisme.
"Nasionalis itu memang mencintai bangsa, tetapi belum tentu siap berkorban. Hanya mereka yang siap berkorban untuk membela kemerdekaan, kedaulatan, dan Ibu Pertiwi, maka dialah yang disebut patriot," ujarnya.
Ketua Umum ABP PTSI Prof. Thomas Suyatno mengingatkan pentingnya mencetak kader berintegritas, komitmen, dan loyalitas agar institusi berkelanjutan.
Hari kedua peserta mengikuti Fun Offroad di Coban Talun dengan tantangan kerja sama tim, komunikasi, dan problem solving.
Rangkaian meliputi Taman Bunga Quest dan pemetikan apel. Malamnya digelar Gala Dinner “Pesona Indonesia Budaya Nusantara” dengan 12 kelompok menampilkan drama dan tarian daerah dari Aceh hingga Papua.
Puncak kegiatan hari ketiga adalah outbound kolaborasi lintas unit. Sesi akhir seluruh peserta menjaga lilin menyala di tengah “serangan bola air”, lalu membakar tali banner “YPTA Surabaya Patriot Merah Putih” sebagai simbol persatuan.
Kepala Lab Teknik Elektro Untag Surabaya Izzah Aula Wardah, S.ST., M.Eng.Sc., mengapresiasi konsep kegiatan yang matang.
"Dari kegiatan ini saya justru menikmati prosesnya dan bisa mengenal banyak orang. Semoga semangat ini dibawa pulang dan diterapkan dalam dunia profesional seluruh bagian YPTA Surabaya," ucapnya.
Wakil Kepala Sekolah SMPTAG Aditya Yoastara, S.Pd. menilai outbound ini menyatukan visi SMPTAG, SMATAG, dan Untag Surabaya.
"Saya belajar meruntuhkan ego sektoral demi membangun sinergi antara tim akademik dan administrasi," katanya.