Surabaya, MEMANGGIL.CO – Emil Elestianto Dardak kembali terpilih sebagai Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Timur periode 2026-2031. 

Emil ditetapkan secara aklamasi dalam Musyawarah Daerah (Musda) VII di Surabaya, pada Sabtu (29/08/2026).

Seluruh 40 pemegang hak suara, yang terdiri dari Ketua DPC dan gabungan organisasi sayap partai, sepakat menunjuk Wakil Gubernur Jatim tersebut. Hasil Musda langsung dikirim ke DPP Partai Demokrat di Jakarta.

"Hasil Musda sudah langsung dikirim ke DPP. Ketua Umum sendiri dalam perjalanan menuju tanah air," ujar Emil, Minggu (30/08/2026). 

Proses selanjutnya akan dilakukan Badan Pembina Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (BPOKK) DPP. 

BPOKK bertugas menetapkan susunan tujuh anggota formatur dari berbagai unsur partai. 

"Ketua yang telah ditetapkan akan menjadi ketua formatur, tetapi penetapan anggota formaturnya oleh BPOKK DPP," jelas Emil.

Dalam kepengurusan baru, Emil memastikan akan mengakomodasi kolaborasi lintas generasi. Ia memberi ruang besar bagi kader muda untuk menduduki posisi strategis.

"Tidak akan pernah ada kata terlalu muda untuk seorang kader mendapat tempat strategis di Partai Demokrat," tegasnya.

Untuk Pileg 2029, Demokrat Jatim menargetkan mengirim wakil ke Senayan dari seluruh daerah pemilihan. Anggota dewan petahana di DPRD Provinsi juga diminta membuktikan kinerja.

"Dewan provinsi itu harus menjadi sebuah wujud bukti, dibuktikan dari amanah yang dipegang saat ini dulu," katanya.

Terkait Pilgub mendatang, Emil enggan berspekulasi. Ia menyebut saat ini fokus menyelesaikan penyaluran bantuan sosial.

"Masyarakat Jatim tentu ingin saya fokus menjadi wakil gubernur yang produktif, artinya betul-betul mendukung dan membenahi masalah bansos," pungkasnya.

Sebelumnya, Sekjen DPP Partai Demokrat Herman Khaeron memastikan Emil maju sebagai calon tunggal. "Hanya ada Mas Emil yang diusung oleh para pemilik suara," terangnya.