Sumedang, MEMANGGIL.CO— Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumedang mengebut penyelesaian ruas jalan Ciherang–Kareumbi yang selama ini menjadi akses penting warga Desa Ciherang, Mekarahayu hingga Margalaksana.

Percepatan pembangunan terutama diarahkan pada sisa ruas jalan sepanjang sekitar 500 meter yang belum sepenuhnya dalam kondisi mantap. Titik tersebut dinilai penting karena sejumlah bagian jalur memiliki tanjakan dan sebelumnya mengalami kerusakan yang berpotensi membahayakan pengguna jalan.

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir mengatakan, dari total panjang ruas Ciherang–Kareumbi sekitar 5 kilometer, sepanjang 4,5 kilometer kini sudah dalam kondisi mantap. Pemkab menargetkan sisa 500 meter segera dituntaskan.

“Ruas ini panjangnya kurang lebih 5 kilometer. Alhamdulillah 4,5 kilometer sudah mantap, tinggal 500 meter lagi. Insyaallah untuk masyarakat Mekarahayu dan Margalaksana akan segera kita selesaikan,” ujar Dony saat meninjau progres pembangunan, Kamis (3/9/2026).

Salah satu titik yang menjadi perhatian berada di Blok Margalaksana, tepatnya di kawasan perbatasan Desa Mekarahayu dan Margalaksana. Sebelum ditangani, jalur tanjakan di lokasi tersebut mengalami kerusakan cukup parah dan dikenal sebagai salah satu titik yang rawan kecelakaan.

Pemkab kini telah memperbaiki titik tersebut dengan konstruksi beton. Penanganan tidak hanya diarahkan untuk mengembalikan kondisi badan jalan, tetapi juga meningkatkan keamanan kendaraan yang melintas di jalur menanjak tersebut.

Untuk menyelesaikan sisa 500 meter, Pemkab Sumedang tidak akan menggunakan satu metode konstruksi secara seragam. Jenis penanganan akan disesuaikan dengan kondisi kerusakan masing-masing titik, baik melalui pengaspalan hotmix maupun pembetonan.

Tak berhenti di badan jalan

Pemkab Sumedang juga menyiapkan penataan lanjutan di koridor Ciherang–Kareumbi. Salah satu persoalan yang menjadi perhatian adalah keterbatasan ruang pada sejumlah titik, terutama di kawasan tanjakan.

Karena itu, pelebaran bahu jalan direncanakan dilakukan di titik-titik tertentu. Pelebaran tersebut diharapkan memberikan ruang yang lebih aman bagi kendaraan dari dua arah ketika berpapasan.

Persoalan keselamatan juga menjadi pertimbangan dalam rencana pemasangan Penerangan Jalan Umum (PJU). Fasilitas penerangan akan dibangun secara bertahap dengan prioritas pada lokasi yang dinilai rawan kecelakaan maupun rawan kejahatan.

Dengan demikian, penyelesaian ruas Ciherang–Kareumbi diarahkan tidak sebatas mengejar persentase jalan mantap. Pemkab juga berupaya membenahi aspek keselamatan dan kelayakan koridor secara menyeluruh, terutama pada titik yang selama ini menjadi hambatan mobilitas warga.

Penyelesaian sisa ruas tersebut diharapkan membuat konektivitas antara Ciherang, Mekarahayu dan Margalaksana semakin lancar sekaligus mengurangi risiko kecelakaan di jalur yang sebelumnya mengalami kerusakan.