MEMANGGIL.CO - Promosi produk UMKM Kabupaten Blora menjadi salah satu program sasaran bagi para mahasiswa yang mengikuti Kuliah Kerja Nyata Ter-integrasi Kompetensi Beragama (KKN-IKMB) dari IAIN Kudus. Mereka pun turut membantu mengenalkan UMKM khas Desa Kembang, Kecamatan Banjarejo Kabupaten Blora, Jawa Tengah.
Salah satu upaya yang dilakukan yakni membuka booth di Alun alun Blora saat gelaran Car Free Day (CFD), Minggu (17/9/2023). Dari pantauan Memanggil.co di lokasi, sebanyak 15 m ahasiswa mengenakan almameter warna abu abu, menjajakan produk UMKM sejak pukul 5 pagi.
Beberapa jenis hasil UMKM Desa Kembang yang dijajakan, dijajar rapi, dikemas cantik dan diberikan merk/brand. Hanya perlu waktu dua jam, tampaknya karya UMKM Blora ini mampu menarik pembeli.
Sekitar pukul 7 pagi, belasan orang wara wiri memborong produk tersebut. Tak heran jika dagangan merekapun ludes tak tersisa.
Laila Fatikhatun Ni'mah salah satu mahasiswi KKN IAIN Kudus yang memimpin kegiatan mengatakan, timnya kali ini memperkenalkan 3 produk UMKM, yakni Tempe Fai, Sugiarti Snack dan Saka snack.
"Produk yang kami pasarkan, harganya sangat terjangkau. Harga mulai dari 2 ribu hingga 5 ribuan," jelasnya.
Menurut Laila sapaan akrabnya, kegiatan yang dilakukan ini merupakan salah satu bentuk dukungan kepada UMKM desa, agar produk nya semakin dikenal luas.
"Tujuan Kami membantu UMKM dari Desa Kembang agar produk masyarakatnya semakin dikenal. Selain buka stand, kami juga mendampingi terkait pelatihan digital marketing seperti melalui aplikasi Tiktok dan Shopee, WhatsApp, Facebook dan lain-lain," bebernya.
[caption id="attachment_8825" align="aligncenter" width="1280"] Mahasiwa IAIN Kudus turut membantu mengenalkan UMKM khas Desa Kembang, Kecamatan Banjarejo, Blora. (Memanggil.co/ Kohwan Arif Firmansyah)[/caption]
Bupati Blora Apresiasi Inisiatif Mahasiswa
Sementara itu, Bupati Blora Arief Rohman juga tertarik menyambangi stand tersebut. Orang nomor satu di Kabupaten Blora ini memberikan apresiasi kepada mahasiswa KKN asal IAIN Kudus.
"Bagus. Jadi ketika temen temen KKN datang, saya minta ke desa untuk membantu mengeksplore potensi yang ada, termasuk potensi UMKM nya. Agar mereka bersedia mendampingi," ucapnya.
Arief Rohman juga sempat melihat apa saja, produk UMKM yang diperkenalkan, bahkan mencicipi beberapa cemilan yang dijajakan.
"Tadi sempat melihat, ada Tempe, ada jajanan pasar yang dikemas cantik, sertai diberi merk," jelasnya.
Gus Arief juga berpesan agar para Mahasiswa juga memanfaatkan tehnologi sosial media saat ini untuk membantu UMKM Blora dan menjaring pembeli lebih luas.
"Kalau bisa nanti juga juga dibantu jualan secara online ya. Siapa tahu ada yang pesan. Tadi saya melihat produk yang ditawarkan di stand juga sudah laris manis diborong pembeli. Pokoknya semangat selalu, Desa Desa juga ikut kreatif seperti UMKM di Desa Kembang," pungkasnya. (*)
Penulis: Firman Kohwan