Kata Mensos Risma tentang Penyaluran BPNT Tak Lagi Gunakan E-Warong

author memanggil.co

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Menteri Sosial RI Tri Rismaharini. (Memanggil.co/Ist)
Menteri Sosial RI Tri Rismaharini. (Memanggil.co/Ist)

MEMANGGIL.CO - Menteri Sosial Republik Indonesia Tri Rismaharini mengatakan, penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) skemanya akan dirubah. Ini menyusul adanya laporan dari berbagai penjuru tanah air bahwa bantuan tersebut kerap jadi masalah jika diwujudkan dalam bentuk sembako.

Menurut Mensos Risma, skema salah satu bantuan andalan Presiden Joko Widodo atau Jokowi itu dirubah demi mewujudkan dan memberikan keleluasaan bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

"Penyaluran BPNT itu kita sepakati dalam bentuk uang kita tidak menggunakan E-Warong lagi," ujarnya di Kantor Kementerian Sosial Jakarta, Kamis (02/03/2022).

Ketentuan untuk tidak lagi menggunakan E-Warong juga atas dasar adanya Peraturan Presiden nomor 63 tahun 2017 yang menjelaskan bahwa bantuan sosial diperbolehkan penarikan tunai atau barang.

Selain itu, Kemensos juga berpedoman pada Surat Rekomendasi dari Komisi VIII DPR RI atas dasar banyaknya penyimpangan-penyimpangan saat penyaluran BPNT.

Sehingga, lanjut Mensos Risma, telah disepakati bahwa penyalurannya berbentuk uang tunai melalui Bank Himbara, dan dapat ditarik melalui ATM alias Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) masing-masing KPM.

Senada juga disampaikan oleh Wakil Menteri BUMN II Kartika Wirjoatmodjo. Dia mengharapkan penyaluran BPNT dengan sistem tunai membuat KPM akan lebih mudah untuk membelanjakannya.

"Sehingga tidak perlu masyarakat mencari lokasi untuk menukar dengan bank. Sesuai Perpres, diharapkan masyarakat lebih cepat dananya untuk kebutuhan pokok sehari-hari," ujar Kartika.

Perlu diketahui, penyimpangan BPNT mengemuka terjadi dimana-mana. Salah satu contoh kasus menonjol tanpa ada tersangka siapa yang bertanggung jawab dan memberikan solusinya, sempat terjadi di Kabupaten Blora, Jawa Tengah.

Yaitu terungkapnya ratusan E-Warong bermasalah, ribuan KPM dapat KKS tapi saldonya nol rupiah dan lain sebagainya. Pada tahun 2023 ini, penyaluran bantuan sosial ini di Indonesia ditujukan untuk 18,8 juta KPM.

Berita Terbaru

Penutupan JCFF 2026 Lampau Target, BI Jatim Catat Pembiayaan UMKM Senilai Puluhan  Miliar

Penutupan JCFF 2026 Lampau Target, BI Jatim Catat Pembiayaan UMKM Senilai Puluhan Miliar

Senin, 20 Jul 2026 13:56 WIB

Senin, 20 Jul 2026 13:56 WIB

Surabaya, MEMANGGIL.CO - Bank Indonesia (BI) menutup gelaran kelima Java Coffee and Flavor Festival (JCFF) 2026 di Kota Surabaya, Jawa Timur.   Ajang tahunan …

Final Spanyol vs Argentina Jadi Pelajaran Soal Sportivitas dan Keberagaman

Final Spanyol vs Argentina Jadi Pelajaran Soal Sportivitas dan Keberagaman

Senin, 20 Jul 2026 13:56 WIB

Senin, 20 Jul 2026 13:56 WIB

Surabaya, MEMANGGIL.CO – Spanyol berhasil keluar sebagai juara usai mengalahkan Argentina di partai final Piala Dunia 2026.  Wakil Rektor II Universitas 17 Ag…

Cegah Cemaran, Tim Kimia Unesa Edukasi Higiene dan Sanitasi Olah Herbal di Malang

Cegah Cemaran, Tim Kimia Unesa Edukasi Higiene dan Sanitasi Olah Herbal di Malang

Senin, 20 Jul 2026 13:55 WIB

Senin, 20 Jul 2026 13:55 WIB

Surabaya, MEMANGGIL.CO – Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Program Studi S1 Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA) Universitas Negeri S…

Bodi Baru dan Aero Device Total, ITS Luncurkan Mobil Formula untuk Ajang SAE Japan

Bodi Baru dan Aero Device Total, ITS Luncurkan Mobil Formula untuk Ajang SAE Japan

Senin, 20 Jul 2026 13:52 WIB

Senin, 20 Jul 2026 13:52 WIB

Surabaya, MEMANGGIL.CO - Tim Sapuangin Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, resmi meluncurkan mobil formula terbarunya, Sapuangin Speed…

ASN Perempuan Kejaksaan Tuban Diduga Terseret Pusaran Kasus Suap Tambang Ilegal Rp600 Juta

ASN Perempuan Kejaksaan Tuban Diduga Terseret Pusaran Kasus Suap Tambang Ilegal Rp600 Juta

Minggu, 19 Jul 2026 12:26 WIB

Minggu, 19 Jul 2026 12:26 WIB

Tuban, MEMANGGIL.CO – Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) perempuan yang bertugas di Seksi Pengelolaan Barang Bukti dan Barang Rampasan Kejaksaan Negeri (…

Diduga Lecehkan 26 Mahasiswi dan Dosen di WhatsApp, 6 Mahasiswa Unesa Dinonaktifkan

Diduga Lecehkan 26 Mahasiswi dan Dosen di WhatsApp, 6 Mahasiswa Unesa Dinonaktifkan

Minggu, 19 Jul 2026 12:24 WIB

Minggu, 19 Jul 2026 12:24 WIB

Surabaya, MEMANGGIL.CO  — Universitas Negeri Surabaya (Unesa) menonaktifkan enam mahasiswa vokasi menyusul investigasi dugaan kekerasan verbal melalui grup Wh…