Hebat!, Napi Narkotika Lapas Tuban Sulap Mobil Lama Jadi Bernilai

author Abdul Rohman

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Sejumlah napi Lapas Tuban ketika memperbaiki mobil di bengkel kerja lapas setempat.
Sejumlah napi Lapas Tuban ketika memperbaiki mobil di bengkel kerja lapas setempat.

MEMANGGIL.CO – Seorang narapidana kasus narkotika di Lapas Kelas IIB Tuban, memiliki keterampilan khusus dalam hal otomotif. Terbukti, pria berinisial RA ini mampu menyulap mobil lama menjadi bernilai di bengkel kerja milik lapas setempat.

Pria asli Kediri tersebut merupakan montir sekaligus sopir truk. Ia di dalam bengkel lapas setempat mampu mengubah mobil Colt T 120 keluaran tahun 1977 menjadi barang baru lagi.

“Siapa tahu nanti setelah keluar saya bisa buka bengkel sendiri,” ungkap RA di dalam bengkel kerja Lapas Tuban, Kamis (4/5/2023).

Saat ditemui, RA memang tidak berpenampilan layaknya mekanik biasanya. Kendati demikian, dari tangan dan skillnya itu mampu merubah kondisi mobil menjadi berkelas.

Bahkan, urusan kualitas mobil yang sudah di sulap itu tidak kalah canggih. Ia pun mampu mengerjakan servis biasa hingga turun mesin.

“Keahlian ini harus saya asah agar tidak lupa. Oleh karenanya, saya rutin mengupgrade keahlian melalui servis mobil ataupun motor di Lapas Tuban,” ungkapnya.

Kepala Seksi Kegiatan Kerja Kariyono menjelaskan Lapas Tuban terus menggalakkan kegiatan pembinaan salah satunya adalah pembinaan kemandirian. Dimana, bengkel kerja ini adalah tempat warga binaan untuk menuangkan kreativitasnya.

Lalu keberadaan bekal keterampilan ini untuk para napi agar memiliki skill tambah. Sehingga, ketika nanti bebas bisa bermanfaat untuk mereka.

“Kita terus kembangkan kemampuan mereka, apa saja keahliannya bisa dituangkan di bengkel kerja," pungkasnya .

Berita Terbaru

Penutupan JCFF 2026 Lampau Target, BI Jatim Catat Pembiayaan UMKM Senilai Puluhan  Miliar

Penutupan JCFF 2026 Lampau Target, BI Jatim Catat Pembiayaan UMKM Senilai Puluhan Miliar

Senin, 20 Jul 2026 13:56 WIB

Senin, 20 Jul 2026 13:56 WIB

Surabaya, MEMANGGIL.CO - Bank Indonesia (BI) menutup gelaran kelima Java Coffee and Flavor Festival (JCFF) 2026 di Kota Surabaya, Jawa Timur.   Ajang tahunan …

Final Spanyol vs Argentina Jadi Pelajaran Soal Sportivitas dan Keberagaman

Final Spanyol vs Argentina Jadi Pelajaran Soal Sportivitas dan Keberagaman

Senin, 20 Jul 2026 13:56 WIB

Senin, 20 Jul 2026 13:56 WIB

Surabaya, MEMANGGIL.CO – Spanyol berhasil keluar sebagai juara usai mengalahkan Argentina di partai final Piala Dunia 2026.  Wakil Rektor II Universitas 17 Ag…

Cegah Cemaran, Tim Kimia Unesa Edukasi Higiene dan Sanitasi Olah Herbal di Malang

Cegah Cemaran, Tim Kimia Unesa Edukasi Higiene dan Sanitasi Olah Herbal di Malang

Senin, 20 Jul 2026 13:55 WIB

Senin, 20 Jul 2026 13:55 WIB

Surabaya, MEMANGGIL.CO – Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Program Studi S1 Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA) Universitas Negeri S…

Bodi Baru dan Aero Device Total, ITS Luncurkan Mobil Formula untuk Ajang SAE Japan

Bodi Baru dan Aero Device Total, ITS Luncurkan Mobil Formula untuk Ajang SAE Japan

Senin, 20 Jul 2026 13:52 WIB

Senin, 20 Jul 2026 13:52 WIB

Surabaya, MEMANGGIL.CO - Tim Sapuangin Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, resmi meluncurkan mobil formula terbarunya, Sapuangin Speed…

ASN Perempuan Kejaksaan Tuban Diduga Terseret Pusaran Kasus Suap Tambang Ilegal Rp600 Juta

ASN Perempuan Kejaksaan Tuban Diduga Terseret Pusaran Kasus Suap Tambang Ilegal Rp600 Juta

Minggu, 19 Jul 2026 12:26 WIB

Minggu, 19 Jul 2026 12:26 WIB

Tuban, MEMANGGIL.CO – Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) perempuan yang bertugas di Seksi Pengelolaan Barang Bukti dan Barang Rampasan Kejaksaan Negeri (…

Diduga Lecehkan 26 Mahasiswi dan Dosen di WhatsApp, 6 Mahasiswa Unesa Dinonaktifkan

Diduga Lecehkan 26 Mahasiswi dan Dosen di WhatsApp, 6 Mahasiswa Unesa Dinonaktifkan

Minggu, 19 Jul 2026 12:24 WIB

Minggu, 19 Jul 2026 12:24 WIB

Surabaya, MEMANGGIL.CO  — Universitas Negeri Surabaya (Unesa) menonaktifkan enam mahasiswa vokasi menyusul investigasi dugaan kekerasan verbal melalui grup Wh…