Surabaya, MEMANGGIL.CO – PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) memberikan jaminan keandalan sistem kelistrikan bagi masyarakat di wilayah Jawa Timur hingga Bali menjelang perayaan pergantian Tahun Baru 2026. 

Sebagai langkah mitigasi, PLN menetapkan masa siaga khusus yang berlangsung mulai 15 Desember 2025 hingga 5 Januari 2026.

Fokus utama dalam masa siaga ini adalah memastikan seluruh infrastruktur transmisi dan gardu induk tetap beroperasi optimal di tengah potensi lonjakan beban listrik saat malam perayaan.

Untuk mengawal periode krusial tersebut, PLN UIT JBM menerjunkan sedikitnya 1.207 personel ahli yang disebar di 22 posko siaga. Kekuatan ini terdiri dari tenaga teknis di kantor induk, unit pelaksana, tim Pemeliharaan, hingga tim Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB).

Tak hanya itu, 596 personel line walker dikerahkan untuk melakukan patroli rutin di sepanjang jaringan transmisi guna mendeteksi potensi gangguan secara dini.

General Manager PLN UIT JBM, Ika Sudarmaja, menyatakan bahwa seluruh persiapan telah dilakukan secara sistematis berdasarkan evaluasi tahun-tahun sebelumnya.

"Kami telah rutin menjalankan penugasan ini, sehingga persiapan dilaksanakan secara terkontrol. Kami memastikan seluruh personel dan peralatan pendukung dalam kondisi prima guna menjamin pelayanan penyaluran tenaga listrik berjalan optimal," tegas Ika dalam keterangannya, Rabu, 31 Desember 2025.

Menyikapi tantangan musim hujan, PLN juga menyiagakan peralatan darurat (emergency equipment) yang mencakup:
• 8 set DC Mobile
• 7 set Trafo Mobile
• 3 unit Tower Emergency Restoration System (ERS)

Sate Pak Rizki

Selain faktor teknis, PLN mewaspadai gangguan dari faktor eksternal seperti cuaca ekstrem dan aktivitas masyarakat. 

Ika juga menambahkan, pihaknya gencar melakukan sosialisasi keselamatan ketenagalistrikan, termasuk larangan bermain layang-layang di dekat jaringan transmisi.

"Personel kami secara berkala memantau kondisi cuaca untuk mengantisipasi gangguan akibat cuaca ekstrem. Kami juga mengimbau masyarakat untuk menjaga keamanan jaringan listrik demi kenyamanan bersama," sambungnya.

Guna memperkuat perlindungan Objek Vital Nasional (Obvitnas), PLN UIT JBM menjalin kolaborasi erat dengan jajaran TNI dan Polri. Sinergi ini bertujuan mengamankan aset strategis ketenagalistrikan dari potensi ancaman keamanan selama perayaan akhir tahun.

Melalui kesiapan personel, peralatan canggih, dan koordinasi lintas instansi, PLN UIT JBM optimistis masyarakat di Jawa Timur dan Bali dapat menikmati momen pergantian tahun dengan aman, nyaman, dan bebas dari gangguan pasokan listrik.