Blora, MEMANGGIL.CO - Bagi siswa kelas 12 yang hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA)-nya belum sesuai harapan, masih ada peluang besar untuk masuk Perguruan Tinggi Negeri lewat Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP).
Informasi ini penting diketahui siswa yang selama ini merasa minder karena nilai TKA, padahal memiliki nilai rapor konsisten dan prestasi akademik maupun non-akademik.
SNBP merupakan jalur seleksi nasional yang menitikberatkan pada rekam jejak prestasi siswa di sekolah, bukan hasil satu kali tes. Penilaian umumnya berasal dari:
• Nilai rapor seluruh mata pelajaran
• Nilai mata pelajaran pendukung prodi
• Prestasi akademik dan non-akademik
• Portofolio (khusus prodi tertentu)
Berikut daftar kampus yang tidak menggunakan nilai TKA sebagai penentu utama SNBP.
Daftar Kampus dan Ketentuannya
1. Institut Teknologi Bandung (ITB)
ITB menegaskan bahwa seleksi SNBP dilakukan berbasis prestasi sekolah.
Komponen penilaian:
• Nilai rapor
• Prestasi akademik dan non-akademik (maksimal 3 terbaik)
• Portofolio khusus pendaftar FSRD (seni rupa, desain, kriya)
ITB memberi kesempatan siswa memilih rumpun keilmuan terlebih dahulu, dan penjurusan dilakukan setelah semester awal perkuliahan.
UPN Veteran Yogyakarta secara terbuka menyatakan tidak menggunakan nilai TKA 2025 untuk SNBP 2026.
Yang dinilai:
• Nilai rapor
• Prestasi akademik dan non-akademik
• Portofolio (jika diperlukan)
Pihak kampus menyebut seleksi masih memakai skema lama, sehingga siswa dengan rapor kuat tetap punya peluang besar.
3. Universitas Brawijaya (UB)
UB menilai SNBP dengan pembagian bobot yang jelas dan seimbang.
Komponen seleksi:
• Nilai rapor seluruh mata pelajaran (minimal 50%)
• Nilai maksimal 2 mata pelajaran pendukung + prestasi/portofolio (maksimal 50%)
Komposisi yang umum digunakan:
• 50% nilai rapor
• 40% mapel pendukung
• 10% prestasi
Nilai TKA tidak disebut sebagai bagian penilaian utama.
4. Universitas Diponegoro (UNDIP)
UNDIP masih mencantumkan nilai TKA sebagai syarat administrasi, namun tidak dijelaskan sebagai bobot penilaian utama dalam seleksi SNBP.
Penilaian didasarkan pada:
• Nilai rapor seluruh mata pelajaran (minimal 50%)
• Nilai mata pelajaran pendukung, portofolio, dan prestasi (maksimal 50%)
• Seleksi dilakukan berdasarkan urutan pilihan program studi, memberi peluang lebih luas bagi peserta.
Nilai TKA bukan penentu segalanya. Banyak kampus justru lebih menghargai konsistensi belajar, prestasi, dan usaha jangka panjang selama di sekolah. Jadi, buat kamu yang kemarin hasil TKA-nya kurang memuaskan, jangan langsung menyerah.