Pati, MEMANGGIL.CO - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengonfirmasi telah melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, pada Senin (19/1/2026).
Namun hingga kini, KPK belum memastikan apakah OTT tersebut turut melibatkan Bupati Pati, Sudewo, yang belakangan namanya kembali menjadi sorotan publik.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa pihaknya masih melakukan pemeriksaan awal terhadap pihak-pihak yang diamankan.
“Nanti kami akan update perkembangannya,” kata Budi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta.
Ia menegaskan, KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang ditangkap sesuai ketentuan KUHAP, termasuk menyampaikan siapa saja yang diperiksa secara intensif di Jakarta.
Nama Sudewo kembali ramai diperbincangkan publik seiring OTT di Pati ini. Sudewo merupakan Bupati Pati periode 2025-2030 yang dilantik pada 20 Februari 2025, bersama Wakil Bupati Risma Ardhi Chandra, usai memenangkan Pilkada Pati 2024 dengan perolehan suara sekitar 53-54 persen.
Sepanjang tahun 2025, Sudewo tercatat dua kali menjadi pusat perhatian nasional. Pertama, saat kebijakan kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) hingga 250 persen memicu gelombang demonstrasi besar-besaran di Pati.
Tekanan publik yang kuat akhirnya membuat kebijakan tersebut dibatalkan dan tarif pajak dikembalikan ke angka tahun 2024.
Kedua, Sudewo juga sempat menjadi sorotan karena berulang kali dipanggil KPK terkait pengembangan kasus dugaan korupsi di Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan.
Dalam perkara tersebut, ia diperiksa sebagai saksi atas dugaan penerimaan commitment fee saat masih menjabat sebagai anggota DPR RI. KPK kala itu juga dilaporkan menyita uang sekitar Rp3 miliar dari kediamannya.
Sebelum menjabat Bupati Pati, Sudewo dikenal sebagai politisi nasional. Ia merupakan anggota DPR RI periode 2019-2024 dari Fraksi Partai Gerindra dan sebelumnya pernah berkiprah di Partai Demokrat.
Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) per April 2025, total kekayaan Sudewo tercatat mencapai sekitar Rp31,5 miliar, yang didominasi aset tanah dan bangunan.
Hingga berita ini diturunkan, KPK belum mengungkap identitas pihak-pihak yang diamankan dalam OTT di Pati. Publik kini menanti penjelasan resmi KPK terkait siapa saja yang terlibat dan arah perkara yang tengah ditangani.