Surabaya, MEMANGGIL.CO – PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) melaporkan kondisi kelistrikan nasional dalam status aman dan nihil padam (zero blackout) selama perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili, Selasa (17/2).
Keberhasilan ini didorong oleh pengerahan ribuan personel dan infrastruktur darurat yang siaga penuh di jalur transmisi utama.
General Manager PLN UIT JBM, Ika Sudarmaja, menegaskan bahwa seluruh sistem transmisi berada dalam kondisi optimal sepanjang masa siaga.
Keandalan ini menjadi faktor kunci kelancaran perayaan di titik-titik keramaian, termasuk kawasan ikonik Kampung Pecinan Kya-Kya Surabaya.
"Keberhasilan menjaga keandalan sistem selama Imlek adalah hasil sinergi tim. Kami berkomitmen memberikan layanan terbaik agar masyarakat dapat beribadah dan merayakan hari besar dengan aman," kata Ika dalam keterangan resminya, Rabu, 18 Februari 2026.
Ika membeberkan, untuk mengamankan pasokan listrik tanpa sela, PLN UIT JBM menerapkan strategi pengawasan real-time dengan kekuatan armada sebanyak 1.390 petugas yang bersiaga 24 jam.
Tak hanya itu, PLN UIT JBM juga membuka 15 Posko Unit layanan dan satu Posko Induk.
Ika juga menambahkqn, 12 unit crane dan 10 unit manlift dilibatkan dan 7 Tower Emergency Restoration System (ERS) dan 5 trafo mobile juga disiapkan.
Selain itu , satu peralatan online washer dan 7 unit DC mobile disiagakan dalam pengamanan pasokan listrik tersebut.
Selain menyiagakan personel, PLN juga melakukan pemetaan logistik dengan menempatkan material cadangan (spare part) strategis di lokasi-lokasi yang mudah dijangkau.
Ika menilai, upaya tersebut diambil untuk memangkas waktu respons (response time) jika terjadi kegagalan peralatan secara mendadak.
Seluruh operasional selama masa siaga dilakukan berdasarkan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang ketat, mencakup koordinasi intensif antarunit transmisi di wilayah Jawa Timur hingga Bali.
Pasca Imlek, PLN UIT JBM berencana terus memperkuat infrastruktur melalui optimalisasi teknologi dan penguatan kompetensi SDM guna memastikan stabilitas energi nasional tetap terjaga pada momentum hari besar mendatang.