Surabaya, MEMANGGIL.CO – Peta persaingan industri quick service restaurant (QSR) di Asia Pasifik mulai bergeser. Dominasi merek global yang selama ini nyaris tak tergoyahkan kini mendapat tantangan serius dari brand lokal dan Indonesia berada di garis depan perubahan itu.
Momentum tersebut menguat dalam ajang QSR Media Asia Awards 2026 di Singapura. Founder dan CEO Baba Rafi Enterprise, Hendy Setiono, menjadi figur pertama yang meraih penghargaan Hall of Fame kategori baru yang langsung diposisikan sebagai pengakuan tertinggi di industri.
Penghargaan ini bukan sekadar simbol personal. Ia menjadi penanda bahwa brand lokal Indonesia mulai diakui sebagai kekuatan global yang mampu bersaing secara struktural, bukan hanya sporadis.
Editor QSR Media, Justine Charlton, menegaskan bahwa pemilihan Hendy Setiono didasarkan pada rekam jejak bisnis yang konsisten, terutama dalam inovasi dan ekspansi lintas negara.
“Tahun ini kami memperkenalkan kategori Hall of Fame untuk mengapresiasi individu dengan dampak nyata di industri. Hendy Setiono kami pilih karena konsistensi inovasi dan keberhasilan ekspansi yang berkelanjutan,” ujarnya.
Di tengah ketatnya kompetisi QSR, keberhasilan Baba Rafi dinilai tidak hanya soal ekspansi jumlah outlet, tetapi juga kemampuan beradaptasi dengan pasar global tanpa kehilangan identitas brand. Model bisnis yang fleksibel, berbasis kemitraan, serta penetrasi ke berbagai negara menjadi faktor kunci.
Dari basis awal di Surabaya, Kebab Turki Baba Rafi kini telah menjelma menjadi jaringan internasional. Transformasi ini memperlihatkan bahwa brand lokal tidak lagi terjebak sebagai pemain regional, tetapi mampu masuk dalam arena global yang selama ini didominasi korporasi multinasional.
Hendy Setiono sendiri menekankan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif, bukan semata kepemimpinan individu.
“Ini bukan hanya tentang saya, tapi tentang tim dan keyakinan bahwa brand lokal Indonesia bisa bersaing secara global,” katanya.
Signifikansi penghargaan ini semakin kuat karena Baba Rafi berada dalam satu panggung dengan raksasa industri seperti Pizza Hut, KFC, Dairy Queen, dan Papa John’s brand yang selama puluhan tahun mendominasi pasar QSR dunia.
Ajang QSR Media Asia Awards 2026 diikuti ratusan perusahaan dari berbagai negara di kawasan Asia Pasifik dengan total 17 kategori penghargaan. Penilaian mencakup inovasi digital, keberlanjutan bisnis, hingga pengalaman pelanggan indikator yang selama ini menjadi standar industri global.
Capaian ini menjadi sinyal bahwa lanskap industri kuliner cepat saji tengah mengalami redefinisi. Brand lokal kini tidak lagi sekadar pelengkap pasar domestik, tetapi mulai menjadi pemain utama yang mampu menantang dominasi global.
Di sisi lain, momentum ini membuka peluang baru bagi pelaku usaha Indonesia. Ekspansi internasional, penguatan inovasi, dan keberanian membangun identitas brand menjadi kunci untuk masuk dalam kompetisi global yang semakin terbuka.