Surabaya, MEMANGGIL.CO — Merayakan Hari Raya Iduladha, Forum Wartawan Surabaya (Forwan) menggelar aksi sosial dengan membagikan 500 paket daging kurban kepada loper koran dan tukang sapu jalanan di sejumlah titik di Kota Surabaya.
Kegiatan ini menjadi bentuk nyata kepedulian insan pers terhadap para pekerja informal yang berperan penting dalam aktivitas keseharian kota.
Pembagian ratusan paket daging kurban tersebut dilakukan secara langsung oleh pengurus dan anggota Forwan Surabaya di lapangan. Para penerima bantuan tampak antusias menyambut aksi religi dan kemanusiaan ini.
Panitia kegiatan, M.N. Hadi, menjelaskan agenda berbagi hewan kurban ini merupakan kegiatan rutin yang digelar Forwan.
Tujuannya adalah untuk mempererat solidaritas sosial serta membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya para pekerja informal.
"Loper koran dan tukang sapu jalanan merupakan bagian dari masyarakat yang berjasa dalam kehidupan kota sehari-hari. Mereka bekerja sejak dini hari hingga malam untuk memastikan lingkungan tetap bersih dan informasi tetap sampai ke masyarakat. Karena itu, mereka sangat layak mendapatkan perhatian," kata Hadi dalam keterangannya, Rabu, 27 Mei 2026.
Ia menambahkan, pembagian 500 paket daging kurban ini juga menjadi refleksi rasa syukur sekaligus upaya menumbuhkan semangat gotong royong di tengah masyarakat.
"Kami ingin Iduladha tidak hanya dirasakan oleh mereka yang mampu, tetapi juga membawa kebahagiaan bagi para pekerja kecil yang selama ini jarang tersentuh. Semoga apa yang kami lakukan bisa sedikit membantu dan memberi manfaat," imbuhnya.
Senada dengan itu, Pembina Forwan Surabaya, Arief Syahrul Alam, mengungkapkan, aksi sosial seperti ini merupakan komitmen jangka panjang dari para jurnalis untuk tetap hadir dan peduli terhadap masyarakat kecil di luar tugas utama mereka memproduksi berita.
"Iduladha bukan hanya tentang ibadah kurban, tetapi juga momentum memperkuat rasa kemanusiaan dan kepedulian sosial. Wartawan bukan hanya bertugas menyampaikan informasi, tetapi juga harus memiliki kepekaan terhadap kondisi sosial di sekitarnya," terangnya.
Alam menilai, kontribusi tukang sapu jalanan yang menjaga kebersihan kota serta loper koran yang mendistribusikan informasi memiliki andil besar bagi wajah Kota Surabaya.
Oleh sebab itu, apresiasi dan perhatian kepada mereka tidak boleh berhenti hanya pada momentum tertentu saja.
"Sudah sepatutnya kita bersama-sama memberikan apresiasi dan perhatian kepada mereka. Kami berharap kegiatan sosial seperti ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan lebih banyak pihak, sehingga manfaatnya semakin luas dirasakan masyarakat," ungkapnya.