Surabaya, MEMANGGIL.CO – Viral video yang diduga memperlihatkan tindakan tidak pantas dua mahasiswa di lingkungan Universitas Airlangga (Unair) kini berkembang menjadi ujian bagi kampus dalam menegakkan aturan dan etika akademik. Di tengah sorotan publik yang terus meluas, pihak kampus memastikan proses pemeriksaan masih berlangsung dan belum menjatuhkan sanksi kepada pihak yang terlibat.
Video berdurasi sekitar 2 menit 15 detik yang beredar di media sosial itu diduga direkam di dalam ruang kelas. Rekaman menunjukkan seorang mahasiswa dan mahasiswi berada di ruangan yang sama dengan mahasiswa lain. Perekam video disebut awalnya tertidur di dalam kelas sebelum terbangun dan mendapati kejadian yang dianggap tidak pantas, lalu merekamnya menggunakan telepon genggam.
Kasus tersebut dengan cepat menyebar di berbagai platform media sosial dan memicu perdebatan publik. Tidak sedikit warganet yang mempertanyakan pengawasan serta penegakan norma di lingkungan perguruan tinggi, khususnya di ruang-ruang akademik yang seharusnya digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.
Rektor Universitas Airlangga, Muhammad Madyan, mengatakan kampus saat ini masih melakukan pendalaman terhadap kasus tersebut melalui fakultas terkait. Karena itu, belum ada keputusan mengenai sanksi yang akan dijatuhkan.
"Masih belum (di-drop out), masih dilakukan pemeriksaan (oleh fakultas)," kata Madyan.
Menurut dia, kampus akan menangani kasus tersebut sesuai mekanisme yang berlaku dan mengedepankan proses pemeriksaan sebelum mengambil keputusan. "Akan ditangani sesuai prosedur yang berlaku," ujarnya.
Di tengah proses tersebut, perhatian publik tidak hanya tertuju pada perilaku mahasiswa yang terekam dalam video, tetapi juga pada respons institusi pendidikan dalam menjaga marwah kampus. Pengamat pendidikan menilai kasus-kasus serupa dapat menjadi momentum bagi perguruan tinggi untuk memperkuat pendidikan karakter, etika akademik, dan pengawasan terhadap penggunaan fasilitas kampus.
Hingga berita ini diturunkan, identitas kedua mahasiswa yang diperiksa belum diungkapkan. Unair juga belum menyampaikan hasil sementara pemeriksaan maupun kemungkinan sanksi yang akan diterapkan setelah proses investigasi internal selesai.