Blora, MEMANGGIL.CO - Kompetisi Mural Nasional yang digelar Polsek Jepon di lingkungan Mapolres Blora selama dua hari, 29–30 Juni 2026, tidak berakhir saat para pemenang diumumkan. Seluruh karya yang menghiasi dinding Mapolres dipastikan tetap dipertahankan sebagai bentuk apresiasi terhadap para seniman sekaligus media edukasi kamtibmas bagi masyarakat.
Komitmen tersebut disampaikan langsung Kapolres Blora AKBP Wawan Andi Susanto seusai menyerahkan hadiah kepada para pemenang kompetisi mural bertema "Jaga Kamtibmas, Mulai dari Diri Kita".
Didampingi Wakapolres Blora Kompol Slamet Riyanto, Kapolsek Jepon IPTU H.M. Junaidi, dan pejabat utama Polres Blora lainnya, AKBP Wawan mengatakan kompetisi mural bukan sekadar perlombaan seni, melainkan bentuk kolaborasi Polri dengan komunitas kreatif.
"Kami mengajak kepada seniman-seniman khususnya yang bergerak di seni mural untuk bisa berkontribusi dalam mempercantik lingkungan Polres dengan suatu karya seni yang rapi," ujarnya.
Menurutnya, karya-karya tersebut kini menjadi bagian dari wajah baru Mapolres Blora. Karena itu, Polres Blora berkomitmen merawat seluruh mural agar tetap dapat dinikmati masyarakat dalam waktu yang lama.
"Kami akan selalu menjaga dan merawat hasil karya seni di tembok sini," katanya.
Bahkan, AKBP Wawan memastikan dirinya akan menjaga agar mural-mural tersebut tetap utuh meski diterpa cuaca.
"Insya Allah akan saya rawat dan saya jaga sehingga bisa dalam jangka waktu yang sangat lama gambar-gambar tersebut masih sangat jelas, tidak tergores oleh cuaca maupun suatu hal," tegasnya.
Kompetisi yang diinisiasi Polsek Jepon itu menjadi satu-satunya kegiatan mural berskala nasional dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 di jajaran Polres Blora.
Puluhan seniman dari berbagai kota hadir membawa kreativitas mereka untuk menyampaikan pesan kamtibmas melalui media seni.
Bagi AKBP Wawan, mural tidak hanya memperindah lingkungan Mapolres, tetapi juga menjadi media komunikasi yang mampu menyampaikan pesan keamanan kepada masyarakat dengan cara yang lebih humanis.