Surabaya, MEMANGGIL.CO — PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Bali mengamankan lahan milik Pemerintah Kabupaten Badung untuk penempatan infrastruktur ketenagalistrikan Jaringan Utilitas Terpadu Kabel 150 Kilo Volt (KV). 

Kepastian penggunaan lahan ini ditandai dengan serah terima dokumen Perjanjian Kerja Sama (PKS) sewa-menyewa lahan di Kantor Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Badung, Kamis, 30 Juli 2026. 

Langkah tersebut dilakukan untuk memperkuat pasokan listrik di Pulau Dewata, khususnya dalam menyambut lonjakan kebutuhan energi jelang Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia. 

Manager PLN UPT Bali, Made Gita Mardika mengatakan, penempatan kabel subtransmisi 150 KV ini merupakan komitmen PLN dalam menghadirkan sistem kelistrikan yang tangguh dan andal bagi masyarakat maupun sektor pariwisata Bali. 

"Penempatan Jaringan Utilitas Terpadu Kabel 150 KV ini adalah komitmen nyata kami dalam menghadirkan sistem kelistrikan yang tangguh. Melalui penyelesaian perjanjian bersama Pemkab Badung, PLN bertekad mempersembahkan layanan yang optimal," kata Gita dalam keterangan resminya, Senin, 3 Agustus 2026. 

Ia mengungkapkan, penguatan jaringan kabel bawah tanah 150 KV ini diproyeksikan menjadi tulang punggung keandalan pasokan energi untuk menopang sektor pariwisata, kegiatan masyarakat, serta pertumbuhan ekonomi daerah yang kian meningkat. 

Dukungan serupa disampaikan Kepala BPKAD Kabupaten Badung, I Ketut Wisuda. Ia menjelaskan,  Pemkab Badung berkomitmen mendukung penyediaan infrastruktur vital masyarakat melalui pemanfaatan aset daerah. 

"Pemerintah Kabupaten Badung akan terus memfasilitasi dan mendukung kebutuhan infrastruktur vital seperti kelistrikan. Pemanfaatan aset daerah untuk kepentingan publik ini sejalan dengan upaya membawa kesejahteraan dan terang bagi seluruh masyarakat," ungkapnya. 

Secara terpisah, General Manager PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM), Ika Sudarmaja, mengapresiasi dukungan Pemkab Badung.  

Ia memastikan seluruh proses pembangunan hingga pengoperasian jaringan utilitas terpadu ini berjalan lancar tanpa mengganggu aktivitas publik. 

"Dengan infrastruktur yang semakin mumpuni, PLN siap mengawal keandalan listrik agar masyarakat dapat merayakan kemerdekaan dengan penuh suka cita dan tanpa kendala,"  pungkas  Ika.