Pesan AKBP Suryono di Momen Sertijab Kasat Reskrim Polres Tuban 

author Abdul Rohman

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Upacara sertijab Kasat Reskrim Polres Tuban di halaman mapolres setempat.
Upacara sertijab Kasat Reskrim Polres Tuban di halaman mapolres setempat.

MEMANGGIL.CO - Kasat Reskrim Polres Tuban kini dijabat AKP Tomy Prambana. Mantan Kasat Reskrim Polres Kediri Kota itu menggantikan AKP M Gananta yang dipindah tugaskan sebagai Kasat Reskrim Polres Blitar.

Upacara serah terima jabatan (Sertijab) itu dilaksanakan di lapangan Apel Polres Tuban di pimpin oleh Kapolres Tuban AKBP Suryono, Senin (22/05/23).

Kapolres Tuban mengucapkan selamat datang kepada AKP Tomy selaku pejabat baru serta ucapan selamat jalan kepada AKP M. Gananta selaku pejabat lama.

"Terimakasih sebesar-besarnya kepada AKP M Gananta bersama Istri yang telah mewarnai fungsi Reskrim Polres Tuban, semoga dalam menjalankan amanah ditempat yang baru diberikan kesuksesan dan kelancaran," ucapnya.

"Kepada AKP Tomy bersama istri saya ucapkan selamat datang di Tuban, segera beradaptasi dengan lingkungan, kenali betul tempat tugas yang baru," tambahnya.

Lebih lanjut Suryono mengingatkan kepada kepada Tomy Prambana bahwa fungsi Reskrim merupakan salah satu fungsi Kepolisian yang diberikan kewenangan untuk melakukan tindakan represif. Sehingga apa yang dilaksanakan akan mendapatkan konsekuensi hukumnya baik secara pribadi maupun konsekuensi moral terhadap kesatuan.

"Ketika rekan-rekan melakukan kesalahan yang salah bukan hanya satu orang, namun kesatuan ini ikut menjadi taruhan," tutur Suryono.

Dalam kesempatan itu AKBP Suryono berharap semua pejabatnya mampu mendukungnya dalam menjalankan roda menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di kabupaten Tuban, ia menegaskan bahwa sebesar apapun prestasi yang didapatkan namun ketika kabupaten Tuban tidak aman maka semuanya tidak akan bisa merasakan kenyamanan.

"Jaga kondusifitas, bahu membahu rekan-rekan Kapolsek semua ketika ada permasalahan sedikit apapun segera laporkan sehingga bisa diantisipasi supaya tidak mengembang menjadi hal-hal yang tidak baik," pungkasnya.

Berita Terbaru

Penutupan JCFF 2026 Lampau Target, BI Jatim Catat Pembiayaan UMKM Senilai Puluhan  Miliar

Penutupan JCFF 2026 Lampau Target, BI Jatim Catat Pembiayaan UMKM Senilai Puluhan Miliar

Senin, 20 Jul 2026 13:56 WIB

Senin, 20 Jul 2026 13:56 WIB

Surabaya, MEMANGGIL.CO - Bank Indonesia (BI) menutup gelaran kelima Java Coffee and Flavor Festival (JCFF) 2026 di Kota Surabaya, Jawa Timur.   Ajang tahunan …

Final Spanyol vs Argentina Jadi Pelajaran Soal Sportivitas dan Keberagaman

Final Spanyol vs Argentina Jadi Pelajaran Soal Sportivitas dan Keberagaman

Senin, 20 Jul 2026 13:56 WIB

Senin, 20 Jul 2026 13:56 WIB

Surabaya, MEMANGGIL.CO – Spanyol berhasil keluar sebagai juara usai mengalahkan Argentina di partai final Piala Dunia 2026.  Wakil Rektor II Universitas 17 Ag…

Cegah Cemaran, Tim Kimia Unesa Edukasi Higiene dan Sanitasi Olah Herbal di Malang

Cegah Cemaran, Tim Kimia Unesa Edukasi Higiene dan Sanitasi Olah Herbal di Malang

Senin, 20 Jul 2026 13:55 WIB

Senin, 20 Jul 2026 13:55 WIB

Surabaya, MEMANGGIL.CO – Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Program Studi S1 Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA) Universitas Negeri S…

Bodi Baru dan Aero Device Total, ITS Luncurkan Mobil Formula untuk Ajang SAE Japan

Bodi Baru dan Aero Device Total, ITS Luncurkan Mobil Formula untuk Ajang SAE Japan

Senin, 20 Jul 2026 13:52 WIB

Senin, 20 Jul 2026 13:52 WIB

Surabaya, MEMANGGIL.CO - Tim Sapuangin Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, resmi meluncurkan mobil formula terbarunya, Sapuangin Speed…

ASN Perempuan Kejaksaan Tuban Diduga Terseret Pusaran Kasus Suap Tambang Ilegal Rp600 Juta

ASN Perempuan Kejaksaan Tuban Diduga Terseret Pusaran Kasus Suap Tambang Ilegal Rp600 Juta

Minggu, 19 Jul 2026 12:26 WIB

Minggu, 19 Jul 2026 12:26 WIB

Tuban, MEMANGGIL.CO – Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) perempuan yang bertugas di Seksi Pengelolaan Barang Bukti dan Barang Rampasan Kejaksaan Negeri (…

Diduga Lecehkan 26 Mahasiswi dan Dosen di WhatsApp, 6 Mahasiswa Unesa Dinonaktifkan

Diduga Lecehkan 26 Mahasiswi dan Dosen di WhatsApp, 6 Mahasiswa Unesa Dinonaktifkan

Minggu, 19 Jul 2026 12:24 WIB

Minggu, 19 Jul 2026 12:24 WIB

Surabaya, MEMANGGIL.CO  — Universitas Negeri Surabaya (Unesa) menonaktifkan enam mahasiswa vokasi menyusul investigasi dugaan kekerasan verbal melalui grup Wh…