Tuban, MEMANGGIL.CO – Dini hari biasanya menjadi waktu ketika jalanan mulai lengang. Namun, suasana berbeda terjadi di Simpang Empat Kembang Ijo, Kelurahan Latsari, Kecamatan Kota, Kabupaten Tuban, Selasa (25/8/2026) sekitar pukul 01.30 WIB.

Di persimpangan tersebut, dua sepeda motor bertabrakan. Suara benturan memecah kesunyian malam dan menyisakan duka.

Seorang perempuan muda, Miselia Pramesti Regita (19), warga Kelurahan Latsari, harus kehilangan nyawa setelah sepeda motor Honda Scoopy yang dikendarainya terlibat kecelakaan dengan Honda PCX.

Korban mengalami luka serius akibat benturan keras. Nyawanya tak tertolong dan meninggal dunia di lokasi kejadian.

"Korban meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP)," ungkap IPDA Rizky Dwi Prasetya, Kanit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polresta Tuban.

Lampu Berkedip di Tengah Sunyi

Kecelakaan itu terjadi ketika lampu traffic light di Simpang Empat Kembang Ijo tidak lagi beroperasi seperti pada jam sibuk. Karena waktu telah memasuki dini hari, lampu lalu lintas berada dalam kondisi flash atau berkedip kuning.

Kondisi tersebut membuat setiap pengendara harus lebih berhati-hati ketika memasuki persimpangan.

Namun, berdasarkan keterangan polisi, Honda PCX bernopol S 5033 EAM yang dikendarai Wawa Dinanta (18), pemuda asal Desa Prunggahan Kulon, Kecamatan Semanding, melaju dari arah timur menuju barat dengan kecepatan tinggi.

Motor tersebut juga disebut melaju di jalur kanan.

"Traffic light sudah flash mengingat dini hari. Sepeda motor PCX melaju dengan kecepatan tinggi di jalur kanan, padahal seharusnya menggunakan jalur kiri karena sudah di atas pukul 21.00 WIB," jelas IPDA Rizky.

Pada waktu yang hampir bersamaan, dari arah selatan menuju utara melaju Honda Scoopy bernopol S 4985 EAJ yang dikendarai Miselia.

Keduanya kemudian bertemu di titik persimpangan.

Dalam hitungan detik, kecelakaan tidak dapat dihindarkan. Honda PCX dan Honda Scoopy terlibat tabrakan depan-samping.

"Jenis kecelakaan lalu lintas depan samping," kata IPDA Rizky.

Benturan Keras, Nyawa Melayang

Benturan keras membuat kedua sepeda motor mengalami kerusakan. Tubuh Miselia terpental akibat kecelakaan tersebut.

Luka serius yang dialaminya membuat perempuan berusia 19 tahun itu tidak mampu bertahan. Ia meninggal dunia di lokasi kejadian.

Sementara pengendara Honda PCX mengalami luka-luka. Ia kemudian mendapatkan perawatan medis di RSUD dr. R. Koesma Tuban.

"Pengendara lain mengalami luka-luka dan dirawat di RSUD dr. R. Koesma Tuban," jelasnya.

Polisi Lakukan Penyelidikan

Setelah menerima laporan kecelakaan, anggota Satlantas Polresta Tuban langsung menuju lokasi. Petugas melakukan olah tempat kejadian perkara, memeriksa kondisi kendaraan, serta meminta keterangan dari sejumlah saksi.

Kedua sepeda motor yang terlibat kecelakaan juga diamankan sebagai barang bukti untuk kepentingan penyelidikan.

Dari pemeriksaan sementara, polisi menduga faktor kurang hati-hati dari pengendara Honda PCX menjadi salah satu penyebab kecelakaan maut tersebut.

"Faktor yang memengaruhi laka lantas ini diduga pengendara sepeda motor PCX kurang hati-hati," pungkasnya.