Blora, MEMANGGIL.CO – Dalam tradisi masyarakat Jawa, weton masih kerap dijadikan pedoman untuk membaca peruntungan hidup, terutama saat memasuki tahun baru.
Meski tidak bersifat ilmiah, perhitungan berdasarkan penanggalan Jawa ini dipercaya memuat nilai filosofis mengenai karakter, rezeki, dan perjalanan hidup seseorang.
Memasuki tahun 2026, sejumlah weton disebut memiliki peluang keberuntungan yang lebih baik dibandingkan lainnya. Berikut di antaranya:
1. Jumat Legi
Weton Jumat Legi dengan neptu 11 dikenal memiliki karakter sabar dan mudah diterima lingkungan. Tahun ini, pemilik weton ini dipercaya akan merasakan peningkatan dalam hal rezeki dan kestabilan hidup. Keberuntungan datang perlahan tetapi konsisten, terutama berkat kerja keras dan hubungan baik yang terbangun lama.
2. Rabu Pahing
Dengan neptu 16, Rabu Pahing sering dikaitkan dengan aura kepemimpinan yang kuat. Pada tahun 2026, weton ini diprediksi memiliki peluang besar dalam karier maupun usaha. Keputusan penting yang dibuat secara matang berpotensi menghadirkan hasil positif, terutama dalam pengembangan diri dan profesional.
3. Kamis Wage
Pemilik weton Kamis Wage dikenal tenang dan teliti. Tahun ini disebut sebagai momentum perbaikan hidup, baik dari sisi ekonomi maupun hubungan sosial. Keberuntungan banyak datang dari kemampuan memanfaatkan peluang kecil yang sebelumnya sering terabaikan.
4. Minggu Pon
Dengan neptu 12, Minggu Pon kerap dikaitkan dengan karakter berani dan pekerja keras. Tahun ini, pemilik weton ini dipercaya akan mengalami kemajuan signifikan, khususnya dalam hal keuangan. Dukungan dari lingkungan sekitar turut memperkuat peluang keberuntungannya.
5. Selasa Kliwon
Selasa Kliwon dikenal memiliki intuisi kuat serta pemikiran tajam. Tahun 2026 dipandang sebagai waktu yang tepat bagi weton ini dalam mengambil keputusan besar, baik terkait pekerjaan, usaha, maupun pendidikan. Keberhasilan banyak ditentukan oleh keberanian keluar dari zona nyaman.
Kepercayaan terhadap weton merupakan bagian dari kearifan lokal yang masih hidup di tengah masyarakat Jawa.
Namun demikian, keberuntungan sejatinya tidak hanya ditentukan oleh weton, melainkan juga usaha, sikap, dan kesiapan individu dalam memanfaatkan peluang.
Tahun baru pun dapat menjadi momen refleksi, menjadikan tradisi sebagai pengingat, bukan satu-satunya penentu langkah hidup.