Jakarta, MEMANGGIL.CO - Malam pertama Ramadan selalu menghadirkan suasana yang berbeda. Masjid-masjid kembali ramai, lantunan ayat suci Al-Qur’an menggema, dan umat Islam memulai ibadah malam yang istimewa, yakni salat tarawih. Ibadah sunnah ini menjadi ciri khas Ramadan yang tidak ditemui di bulan-bulan lainnya. Kamis, (19/02/2026)

Salat tarawih dilaksanakan setelah shalat Isya dan menjadi momentum awal bagi umat Islam untuk menghidupkan malam Ramadan dengan ibadah. Meskipun lebih utama dikerjakan secara berjamaah di masjid, tarawih juga dapat dilaksanakan di rumah, baik bersama keluarga maupun secara munfarid (sendirian), sesuai dengan kondisi masing-masing. 

Jumlah Rakaat Tarawih

Dalam praktiknya, terdapat dua pendapat yang umum di kalangan umat Islam. Sebagian melaksanakan 8 rakaat tarawih dan ditutup dengan 3 rakaat witir (total 11 rakaat). Sebagian lainnya melaksanakan 20 rakaat tarawih dan 3 rakaat witir (total 23 rakaat). Kedua pendapat tersebut memiliki dasar yang kuat dan sama-sama diamalkan dalam tradisi Islam.

1. Niat Salat Tarawih Berjamaah sebagai Imam

Arab:
أُصَلِّي سُنَّةَ التَّرَاوِيحِ رَكْعَتَيْنِ إِمَامًا مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لِلّٰهِ تَعَالَى

Latin:
Ushalli sunnatat tarawīḥi rak‘ataini imāman mustaqbilal qiblati adā’an lillāhi ta‘ālā.

Artinya:
Aku niat shalat sunnah tarawih dua rakaat sebagai imam karena Allah Ta‘ala.

2. Niat Salat Tarawih Berjamaah sebagai Makmum

Arab:
أُصَلِّي سُنَّةَ التَّرَاوِيحِ رَكْعَتَيْنِ مَأْمُومًا مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لِلّٰهِ تَعَالَى

Latin:
Ushalli sunnatat tarawīḥi rak‘ataini ma’mūman mustaqbilal qiblati adā’an lillāhi ta‘ālā.

Artinya:
Aku niat shalat sunnah tarawih dua rakaat sebagai makmum karena Allah Ta‘ala.

Sate Pak Rizki

3. Niat Salat Tarawih Sendirian (Munfarid)
Arab:
أُصَلِّي سُنَّةَ التَّرَاوِيحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لِلّٰهِ تَعَالَى

Latin:
Ushalli sunnatat tarawīḥi rak‘ataini mustaqbilal qiblati adā’an lillāhi ta‘ālā.

Artinya:
Aku niat shalat sunnah tarawih dua rakaat karena Allah Ta‘ala.

Tata Cara Pelaksanaan

Salat tarawih dikerjakan dua rakaat satu salam, sebagaimana shalat sunnah lainnya. Setelah niat dalam hati, dilanjutkan dengan takbiratul ihram, membaca doa iftitah, Surah Al-Fatihah, dan surah pendek, kemudian rukuk, i’tidal, sujud, duduk di antara dua sujud, hingga salam.

Pelaksanaan dilakukan berulang setiap dua rakaat hingga jumlah yang diinginkan terpenuhi. Setelah itu, dianjurkan menutupnya dengan salat witir.

Keutamaan Tarawih di Awal Ramadhan

Salat tarawih memiliki banyak keutamaan. Dalam sebuah hadis riwayat Imam Bukhari dan Imam Muslim, Rasulullah SAW bersabda bahwa siapa yang melaksanakan qiyam Ramadhan (termasuk tarawih) dengan iman dan mengharap pahala, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.

Sebagian ulama juga menjelaskan bahwa pada malam-malam awal Ramadhan, Allah SWT membuka pintu rahmat dan ampunan seluas-luasnya bagi hamba-Nya yang bersungguh-sungguh beribadah. Oleh karena itu, malam pertama hingga kelima menjadi momentum penting untuk membangun konsistensi ibadah sepanjang bulan suci.

Dengan memahami tata cara dan keutamaannya, umat Islam dapat melaksanakan salat tarawih dengan lebih khusyuk, baik di masjid maupun di rumah, sehingga Ramadhan dijalani dengan penuh keberkahan dan semangat ibadah sejak hari pertama.