Surabaya, MEMANGGIL.CO - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya memberikan klarifikasi terkait beredarnya video di media sosial yang menampilkan lokomotif mengeluarkan percikan api saat melintas di kawasan Jalan Ahmad Yani, Surabaya.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, menjelaskan bahwa fenomena tersebut merupakan kondisi teknis yang dapat terjadi pada lokomotif diesel dan bukan merupakan kejadian yang membahayakan perjalanan kereta api.
“Percikan api yang terlihat pada video tersebut terjadi akibat proses pembakaran bahan bakar diesel yang tidak sempurna di dalam mesin lokomotif. Kondisi ini dapat dipicu oleh peningkatan tenaga atau notch yang tidak dilakukan secara bertahap,” jelas Mahendro, Selasa (14/04/2026).
Mahendro menambahkan, pada lokomotif jenis CC 201/203, notch merupakan pengaturan tingkat tenaga atau kecepatan yang berada pada level 1 hingga 8.
Apabila terjadi peningkatan notch secara tiba-tiba, maka berpotensi memunculkan percikan api sesaat dari cerobong lokomotif.
Meski demikian, Mahendro menegaskan bahwa fenomena tersebut bersifat sementara dan tidak berdampak terhadap keselamatan operasional kereta api maupun pelanggan.
“Kami memastikan bahwa seluruh perjalanan kereta api tetap berjalan dengan aman. Awak sarana, khususnya masinis, telah dibekali kompetensi dan menjalankan operasional sesuai standar yang berlaku,” terangnya.
Mahendro menegaskan, KAI Daop 8 Surabaya secara konsisten melakukan perawatan berkala pada seluruh armada lokomotif serta meningkatkan pengawasan operasional guna memastikan proses pembakaran berlangsung optimal dan mencegah terjadinya kondisi serupa.
"Selain itu, KAI juga terus memperkuat kompetensi sumber daya manusia, khususnya dalam pengoperasian lokomotif, termasuk pengaturan notch secara tepat dan bertahap untuk menjaga performa mesin tetap maksimal," ungkap Mahendro.
KAI Daop 8 Surabaya mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak khawatir terhadap fenomena yang terlihat dalam video tersebut.
KAI memastikan bahwa keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pelanggan selalu menjadi prioritas utama dalam setiap operasional perjalanan kereta api.
“KAI berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan transportasi yang selamat, aman, dan andal, serta memberikan edukasi kepada masyarakat agar memperoleh informasi yang utuh dan tidak menimbulkan kesalahpahaman,” pungkas Mahendro.