Surabaya, MEMANGGIL.CO – Sebanyak 600 lebih rider usia 3 sampai 10 tahun dari Indonesia, Jepang, Thailand, dan Malaysia memadati Heroes Push Bike Championship di Surabaya, Minggu (12/07/2026).
Ketua Panitia Heroes Push Bike Championship, Fathony Perwira, mengatakan peserta asing terdiri dari 2 anak asal Jepang, 3 anak dari Thailand, dan 1 anak dari Malaysia. Sisanya berasal dari Indonesia.
"Peserta yang dari Indonesia, paling banyak pasti Jawa Timur, kemudian disusul Jawa Tengah, Jawa Barat, Kalimantan, dan NTT juga ada, dibela-belain naik kapal ke Surabaya untuk ikut event ini," katanya.
Fathony menyebut Surabaya dipilih sebagai tuan rumah karena memiliki lintasan yang layak untuk kejuaraan skala nasional hingga internasional.
Track sepanjang sekitar 400 meter dinilai lebih panjang dan aman dibandingkan daerah lain.
"Track ini yang diinginkan para rider. Banyak kota belum punya lintasan seperti ini. Kami ingin memanjakan bukan hanya anak-anak yang berlomba, tetapi juga keluarganya, sehingga datang ke Surabaya tidak hanya untuk balapan, tetapi juga menikmati kotanya," ujarnya.
Ia mengapresiasi dukungan Pemerintah Kota Surabaya yang mempermudah perizinan. Menurutnya, kehadiran ratusan peserta dan keluarga juga berdampak pada sektor hotel, kuliner, wisata, hingga pusat oleh-oleh.
Penyelenggara, Achmad Arianto, menambahkan kompetisi ini digelar sebagai wadah anak mengembangkan kemampuan motorik melalui olahraga push bike.
"Ini ajang lomba push bike yang baru pertama kali kami gelar untuk membantu perkembangan motorik anak," katanya.
Arianto optimistis event ini akan digelar lebih besar tahun depan melihat tingginya animo masyarakat.
Salah satu orang tua peserta, M. Ryan Agani, menyebut tujuannya mengikutkan anak adalah melatih mental dan jiwa kompetitif.
"Buat melatih mental anak dan supaya ke depannya punya jiwa saing, tidak mudah putus asa, jadi ada semangatnya," ujarnya.
Heroes Push Bike Championship 2026 menjadi penyelenggaraan perdana. Panitia berencana menjadikannya agenda rutin dengan skala lebih besar.