Surabaya, MEMANGGIL.CO — Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Mohammad Syafii bersama Wakil Menteri Perhubungan Komjen Pol (Purn) Drs. Suntana, M.Si., dan Direktur Utama PT Jasa Raharja Dr. Ir. Muhammad Awaluddin, M.B.A., menjenguk para penyintas KMP Mutiara Sentosa II di RS PHC Surabaya. 

Kunjungan tersebut merupakan bentuk dukungan moril kepada korban terbakarnya KMP Mutiara Sentosa II di perairan utara Kabupaten Sumenep, Madura, pada Minggu (02/08/2026) pagi kemarin. 

Dalam kesempatan itu, Syafii memastikan seluruh survivor telah mendapat penanganan medis yang tepat agar dapat segera berkumpul kembali dengan keluarga.

Salah satu yang dikunjungi adalah seorang balita berusia 2 tahun asal Sulawesi Selatan. Balita tersebut dievakuasi bersama ayahnya menggunakan Kapal Meritus Pematang Siantar dan tiba di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya pada Minggu (02/08/2026) pukul 23.50 WIB. 

Berdasarkan hasil pemeriksaan Bidokkes Polda Jatim di Gapura Surya Nusantara (GSN), balita tersebut mengalami mual dan muntah. Kondisinya kini berangsur membaik setelah dirawat di RS PHC Surabaya.

Hingga saat ini tercatat 11 penyintas KMP Mutiara Sentosa II yang dirujuk ke fasilitas kesehatan. 

Rinciannya, 9 orang dievakuasi Kapal Meritus Pematang Siantar dan 2 orang oleh KRI Nala dirawat di RS PHC Surabaya. 

Sementara 4 orang yang dievakuasi SC Aila XVII dirujuk ke RSI Garam Kalianget setelah dibawa ke Pelabuhan Kalianget oleh KN SAR 249 Permadi.

Usai dari rumah sakit, rombongan melanjutkan kunjungan ke Posko SAR Gabungan di GSN Pelabuhan Tanjung Perak.

Syafii menyebut berdasarkan hasil pencocokan data, total penumpang yang telah dievakuasi berjumlah 233 orang. Terdiri dari 228 orang dalam keadaan selamat dan 5 orang meninggal dunia.

Ia juga menyampaikan, penumpang yang dievakuasi TB Hasnur 26 saat ini berada di Pulau Masalembo. Para penumpang tersebut akan dijemput KN Masalembo milik Distrik Navigasi Tanjung Perak untuk selanjutnya dibawa ke Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. 

“Saat ini kita menunggu untuk menerima korban yang dievakuasi dari Masalembo,” kata Syafii.