Blora, MEMANGGIL.CO - Pemerintah Kabupaten Blora menyiapkan anggaran Rp899,8 juta untuk paket pengadaan bahan bangunan dan konstruksi guna mendukung pelaksanaan TMMD KBM Wado, Kecamatan Kedungtuban.

Paket tersebut telah tayang di INAPROC/SPSE dan tercatat menggunakan sumber dana APBD Tahun Anggaran 2026.

Dalam informasi pengadaan, paket tersebut bernama Belanja Bahan Bangunan dan Konstruksi TMMD KBM Wado Kedungtuban dengan kode tender 10162713000.

Paket berada pada satuan kerja Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Blora dan termasuk jenis pengadaan barang.

Nilai pagu anggaran yang disiapkan mencapai Rp899.800.000, sementara nilai Harga Perkiraan Sendiri (HPS) tercatat sebesar Rp882.693.175,47.

Berdasarkan informasi pada sistem pengadaan yang dikutip pada Senin (24/8/2026), paket tersebut tercatat mulai diumumkan pada 18 Agustus 2026.

Metode pemilihan yang digunakan adalah Tender-Pascakualifikasi Satu File dengan evaluasi Harga Terendah Sistem Gugur.

Sementara jenis kontrak yang digunakan dalam paket tersebut adalah harga satuan, dengan kualifikasi usaha yang dipersyaratkan yakni usaha kecil.

Dalam data yang ditampilkan, tercatat enam peserta mengikuti tender paket material untuk TMMD KBM Wado Kedungtuban.

Para peserta harus memenuhi persyaratan administrasi, legalitas dan teknis yang telah ditetapkan dalam dokumen pemilihan.

Material untuk Kegiatan TMMD
Paket senilai hampir Rp900 juta tersebut disiapkan untuk memenuhi kebutuhan bahan bangunan dan konstruksi dalam mendukung kegiatan TMMD KBM Wado Kedungtuban.

Ketersediaan material menjadi salah satu bagian penting dalam menunjang pekerjaan fisik di lokasi kegiatan.

Melalui pengadaan tersebut, kebutuhan bahan untuk pekerjaan pembangunan dapat dipenuhi melalui mekanisme pengadaan barang dan jasa pemerintah.

Pelaksanaan pekerjaan fisik dalam program TMMD diharapkan memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama dalam mendukung peningkatan sarana dan prasarana wilayah.

Infrastruktur yang lebih baik juga diharapkan dapat memperlancar mobilitas masyarakat serta menunjang kegiatan sosial dan ekonomi warga.

Pagu Rp899,8 Juta, HPS Rp882,6 Juta

Dari data yang tercantum, Pemerintah Kabupaten Blora menyiapkan pagu Rp899.800.000 untuk paket tersebut. Adapun HPS ditetapkan sebesar Rp882.693.175,47.

Pagu tersebut bersumber dari APBD Blora Tahun Anggaran 2026. Penggunaan anggaran daerah untuk pengadaan material ini menjadi bagian dari dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan TMMD KBM Wado Kedungtuban.

Dengan kontrak harga satuan, pelaksanaan pengadaan nantinya mengacu pada harga satuan yang disepakati sesuai ketentuan kontrak.

Informasi pada laman INAPROC juga mencatat sebanyak enam peserta tender mengikuti paket pengadaan tersebut. Masing-masing peserta diwajibkan memenuhi persyaratan kualifikasi yang telah ditetapkan.

Persyaratan administrasi antara lain berkaitan dengan legalitas usaha, status wajib pajak dan dokumen pendukung lainnya.

Peserta juga harus memenuhi persyaratan teknis serta menyetujui pakta integritas dan pernyataan peserta. Proses evaluasi dilakukan menggunakan metode harga terendah sistem gugur.

Artinya, peserta dengan penawaran harga terendah tetap harus memenuhi seluruh persyaratan yang ditetapkan untuk dapat dinyatakan memenuhi kualifikasi.

Belum Tercantum Pemenang
Pada informasi yang terlihat dalam sistem, proses pengadaan masih berada dalam rangkaian tahapan tender.

Enam peserta tercatat mengikuti proses tersebut, namun belum terdapat keterangan mengenai penyedia yang ditetapkan sebagai pemenang pada data yang ditampilkan.

Penetapan penyedia akan dilakukan setelah seluruh tahapan evaluasi selesai sesuai ketentuan pengadaan barang dan jasa pemerintah.

Penyedia yang nantinya ditetapkan diharapkan mampu menyediakan material sesuai spesifikasi dan kebutuhan pekerjaan TMMD KBM Wado Kedungtuban.

Dengan nilai pagu Rp899,8 juta dan sumber pembiayaan dari APBD Blora 2026, paket tersebut menjadi salah satu dukungan anggaran untuk menunjang pelaksanaan pembangunan melalui kegiatan TMMD.

Material yang diperoleh nantinya diharapkan dapat mendukung kelancaran pekerjaan fisik sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat di wilayah Wado, Kecamatan Kedungtuban, Kabupaten Blora.