Menepis Munculnya Isu Pabrik Kalsium di Blora Dituding Jadi Penyebab Mata Perih

memanggil.co
Pabrik kalsium PT. Pentawira Agraha Sakti di Desa Jiken, Kecamatan Jiken, Kabupaten Blora. (Foto: Dok. Pribadi/Memanggil.co)

MEMANGGIL.CO - Pabrik kalsium milik PT Pentawira Agraha Sakti di Kabupaten Blora, Jawa Tengah, menuai sorotan. Pasalnya, pabrik yang berada tepatnya di pinggir jalan raya Blora - Cepu KM 13, Desa Jiken, Kecamatan Jiken, itu diisukan bikin mata perih warga.

Legal PT Pentawira Agraha Sakti, Raman, menepis dan tidak habis pikir setelah ada pihak yang konfirmasi terkait keberadaan pabrik, kemudian muncul isu tersebut.

Baca juga: Mekanisasi Berbasis Listrik Masuk ke Sektor Pertanian Tuban, Targetkan Efisiensi Pangan

"Kemarin kan ada yang WA saya, tanya terkait apakah ada keluhan dari masyarakat masalah polusi debu. Sifatnya dia tanya," ujarnya, bercerita terkait kronologi awal mulanya, pada Memanggil.co, Rabu (23/7/2025).

Usai ditanya perihal tersebut, Raman menjawab, kalau keluhan masyarakat mengenai masalah debu yang diproduksi pabrik sepengetahuannya tidak ada.

"Justru kalau untuk tanaman malah subur. Kemarin setelah kita analisis di tanaman petani-petani itu panennya malah hasilnya tikel (berkali lipat). Itu kan ada kandungan P2O5," ungkapnya.

Baca juga: Pembangunan Museum Rp39,9 Miliar Ditunda, Bupati Tuban Alokasikan Rp14,3 Miliar Bangun Kolam Renang

Ia mengaku, pabrik PT Pentawira Agraha Sakti usai menerima kunjungan pihak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Blora dari pukul 09.30 WIB pagi hingga 16.30 WIB sore.

Menurutnya, saat itu juga tidak ada keluhan apapun yang disampaikan oleh mereka.

"Ya tidak ada mata perih atau apapun. Kan ya aneh kalau tiba-tiba muncul isu mata perih, jangan-jangan itu perih karena faktor lain," terangnya.

Baca juga: Blora Masuk TOP 10 IDEA Jateng 2026, Bukti Komitmen Kuat Inovasi Daerah

Meskipun dianggapnya keluhan yang muncul tersebut tidaklah benar, Raman mengaku bahwa pihaknya akan tetap melakukan tindak lanjut.

"Tadi humas sudah saya kasih tahu untuk menindaklanjuti. Biar tahu, yang perih itu bagian yang mana," tandasnya.

Editor : Ahmad Adirin

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru