Nganjuk, MEMANGGIL.CO – Satlantas Polres Nganjuk meraih Juara 3 Tipe B dalam Lomba Pos Pengamanan (Pos Pam) dan Pos Pelayanan (Pos Yan) Terpadu Operasi Lilin Semeru 2025. Penghargaan itu diumumkan dalam Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Operasi Ketupat Semeru 2026 di Surabaya, Senin (2/3/2026).
Namun di balik capaian tersebut, tantangan sesungguhnya justru berada di depan mata: arus mudik dan balik Lebaran 1447 Hijriah yang diprediksi lebih padat dan kompleks.
Operasi Lilin 2025 yang digelar saat libur Natal dan Tahun Baru memang berjalan relatif kondusif di wilayah Nganjuk. Pos pengamanan dan pelayanan dinilai memenuhi standar penilaian, mulai dari kesiapan personel, sarana prasarana, hingga respons terhadap gangguan lalu lintas.
Kasatlantas Polres Nganjuk, AKP Ivan Danara, menyebut penghargaan itu sebagai bentuk evaluasi kinerja. Namun ia mengakui, ukuran keberhasilan sesungguhnya bukan pada trofi, melainkan pada minimnya angka kecelakaan dan keluhan masyarakat.
“Penghargaan ini menjadi pengingat bahwa standar pelayanan harus terus naik. Operasi Ketupat nanti jauh lebih berat karena mobilitas masyarakat meningkat drastis,” ujarnya.
Data kepolisian menunjukkan setiap musim mudik, jalur nasional yang melintasi Nganjuk menjadi salah satu titik perlintasan kendaraan antarprovinsi. Lonjakan volume kendaraan kerap memicu kepadatan hingga potensi kecelakaan.
Karena itu, fokus pengamanan ke depan tidak hanya pada pendirian pos, tetapi juga rekayasa lalu lintas, kesiapan respons cepat terhadap insiden, serta koordinasi lintas instansi.
Operasi Ketupat Semeru 2026 akan menjadi ujian konkret. Publik akan menilai bukan dari sertifikat yang diterima, melainkan dari kelancaran arus mudik, kecepatan penanganan kecelakaan, dan rasa aman pengguna jalan.
Di tengah meningkatnya ekspektasi masyarakat terhadap pelayanan kepolisian yang transparan dan humanis, Satlantas Polres Nganjuk dituntut membuktikan bahwa capaian di Operasi Lilin bukan sekadar catatan administratif, tetapi berdampak nyata di lapangan.