Surabaya, MEMANGGIL.CO  – PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) sukses merampungkan serangkaian pekerjaan pemeliharaan infrastruktur kelistrikan di dua titik vital, yakni Gardu Induk (GI) Manisrejo dan GI Ngawi. 

Upaya ini merupakan bagian dari strategi preventif PLN untuk memastikan sistem transmisi di wilayah Jawa Timur tetap dalam kondisi prima.

​Dalam operasi ini, PLN menurunkan tim ahli dari Unit Layanan Transmisi dan Gardu Induk (ULTG) Madiun. Di GI Manisrejo, fokus utama petugas adalah melakukan pemeliharaan rutin pada Interbus Transformer (IBT) #2 serta penggantian peralatan Current Transformer 70 kV.

​Penggantian perangkat tersebut dilakukan sebagai langkah cepat mitigasi terhadap anomali yang ditemukan pada peralatan lama. 

Selain itu, kegiatan ini merupakan bagian dari life extension program atau program peremajaan aset untuk memastikan peralatan bertegangan tinggi memiliki masa pakai yang lebih panjang dan performa yang stabil.

​Secara bersamaan, pemeliharaan juga dilakukan di GI Ngawi pada bay Manisrejo 2. Petugas melakukan penggantian support Lightning Arrester (LA) dan penambahan gas SF6.

​Penggunaan gas SF6 (Sulfur Hexafluoride) sangat krusial karena berfungsi sebagai media isolasi utama.

Sate Pak Rizki

Sementara itu, penguatan pada Lightning Arrester dilakukan untuk melindungi sistem dari potensi gangguan tegangan lebih, baik yang disebabkan oleh sambaran petir maupun proses switching.

​"Setiap insan PLN harus mengedepankan keandalan sebagai prioritas utama. Pemeliharaan ini adalah langkah strategis untuk memastikan sistem tetap aman dan mampu mendukung kebutuhan listrik masyarakat secara berkelanjutan," ungkap  Ika Sudarmaja, General Manager PLN UIT JBM dalam keterangan resminya, Selasa, 7 April 2026.

​Seluruh rangkaian pekerjaan berat tersebut dilaksanakan dengan pengawasan ketat terhadap aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Mulai dari tahap persiapan hingga pengujian akhir (commissioning), sinergi antara ULTG Madiun dan GI Ngawi memastikan pekerjaan selesai tepat waktu tanpa kendala teknis maupun kecelakaan kerja.

​Melalui pemeliharaan berkala ini, PLN berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat di wilayah Madiun hingga Ngawi. 

"Dengan sistem proteksi yang telah diperkuat, potensi gangguan diharapkan dapat diminimalisir secara signifikan, sehingga pasokan listrik ke pelanggan tetap stabil dan berkualitas," pungkas Ika.