Surabaya, MEMANGGIL.CO -Sebanyak 25 siswa SMA 17 Agustus 1945 (SMATAG) Surabaya berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan lolos Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026.

Capaian ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi sekolah sekaligus bukti konsistensi para siswa dalam menjaga prestasi akademik sejak awal masa pendidikan.

Salah satu siswa yang berhasil lolos adalah Dina Fitriana, siswi kelas XII-4 yang diterima di Program Studi Manajemen Perkantoran Digital Universitas Airlangga (Unair) Surabaya.

Dina mengungkapkan bahwa persiapannya sudah dimulai sejak duduk di kelas X, meski saat itu ia belum sepenuhnya menentukan pilihan jurusan yang akan diambil.

“Sejak awal SMA aku sudah punya target. Aku tidak lolos SMA negeri, jadi aku ingin membuktikan ke diri sendiri kalau aku bisa tembus PTN top,” ujar Dina, Selasa (14/04/2026).

Perjalanan Dina menuju kelulusan SNBP tidak selalu mulus. Saat kelas X, ia sempat mengalami penurunan nilai akibat terserang penyakit tifus yang berdampak pada performa akademiknya.

Kondisi tersebut sempat membuatnya khawatir tidak masuk dalam kuota siswa eligible SNBP. Namun, justru dari situ ia bangkit dan menjadikannya motivasi untuk memperbaiki diri.

Sejak kelas XI, Dina mulai fokus menjaga stabilitas nilai dengan target rata-rata 90, dan meningkat menjadi 95 saat memasuki kelas XII.

Selain unggul secara akademik, Dina juga aktif berorganisasi. Ia pernah menjabat sebagai bendahara OSIS serta ketua dalam kegiatan Pramuka.

Untuk menyeimbangkan keduanya, ia menerapkan manajemen waktu yang disiplin.

“Kalau ada tugas barengan dengan kegiatan organisasi, biasanya aku bawa tugas itu ke kegiatan biar tetap bisa selesai,” jelasnya.

Sate Pak Rizki

Dina juga berpesan kepada adik kelas agar sejak awal sudah menentukan target dan menjaga konsistensi belajar. Ia menekankan pentingnya keseimbangan antara akademik dan kegiatan organisasi.

“Jangan sering bolos, pasang target, dan kelola waktu dengan baik. Ikut organisasi boleh, tapi jangan sampai mengorbankan akademik,” pesannya.

Selain Dina, prestasi juga diraih Muhammad Kevin Maulana, siswa kelas XII-2 yang diterima di Program Studi Sistem Informasi Universitas Airlangga.

Kevin mengaku persiapannya dimulai sejak kelas X dengan fokus menjaga nilai rapor agar tetap masuk dalam kuota eligible. Ia juga melakukan pertimbangan matang sebelum memilih jurusan, mulai dari nilai akademik, minat, hingga prospek masa depan.

“Saya memilih Sistem Informasi karena bidang ini menggabungkan teknologi dan manajemen bisnis. Tidak hanya mempelajari teknologi, tetapi juga bagaimana sistem digunakan untuk mendukung kebutuhan organisasi,” terang Kevin.

Dalam prosesnya, Kevin menghadapi tantangan menjaga kestabilan nilai di tengah aktivitasnya mengikuti berbagai lomba.

Ia sempat mengalami penurunan nilai, namun menjadikannya sebagai evaluasi untuk memperbaiki strategi belajar.

Kevin menekankan pentingnya konsistensi serta mengenali minat sejak dini agar tidak salah dalam menentukan pilihan jurusan.

“Persiapkan sejak awal dengan menjaga nilai rapor, perbanyak pengalaman melalui lomba, dan kenali minat diri agar bisa memilih jurusan yang tepat,” pungkasnya.