Surabaya, MEMANGGIL.CO – Gelaran Higgs Games Island (HGI) City Cup 2026 Surabaya Fest resmi dibuka di Grand City Mall, Surabaya. Ajang yang berlangsung mulai 20 hingga 28 April 2026 ini sukses menyedot antusiasme tinggi dari peserta berbagai daerah, sekaligus menjadi momentum bagi pengembangan ekosistem e-sport dan penguatan pelaku UMKM lokal.

Government Relations Manager HGI, Kazhman Anhari, mengungkapkan turnamen ini merupakan langkah konkret perusahaan dalam membangun ekosistem e-sport yang positif dan profesional di Indonesia. Menurutnya, acara ini menjadi pintu masuk bagi lahirnya atlet-atlet baru dari daerah.

"Kami berkomitmen mengembangkan kegiatan turnamen dalam ranah yang lebih positif dan profesional. Target utama kami adalah menjaring talenta-talenta dari setiap daerah yang nantinya dapat berkarier sebagai atlet profesional, serta memfasilitasi kompetisi e-sport baik di tingkat daerah maupun provinsi," kata Kazhman dalam acara Konferensi Pers, Sabtu, 25 April 2026.

Selain aspek kompetisi, HGI memanfaatkan rangkaian acara ini untuk melakukan edukasi kepada publik terkait diversifikasi permainan yang mereka miliki. 

Kazhman mengungkapkan, portofolio permainan HGI kini tidak lagi terbatas pada Domino, melainkan mencakup berbagai board game kasual yang dapat dimainkan oleh lintas generasi.

"Kami ingin memperkenalkan bahwa permainan kami lebih variatif, seperti permainan ular tangga dan lainnya. Pemilihan pusat perbelanjaan sebagai lokasi acara terbukti efektif karena memberikan visibilitas tinggi bagi pengunjung dan masyarakat luas," ujarnya.

Sate Pak Rizki

Gelaran HGI City Cup 2026 tidak hanya menjadi panggung bagi para gamer, tetapi juga memberikan dampak ekonomi nyata bagi sektor usaha mikro di Surabaya. 

Pemerintah Kota Surabaya turut mendukung penuh sinergi ini melalui Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan (Dinkopumdag).

Kepala Bidang Pemberdayaan Usaha Mikro Dinkopumdag Surabaya, Tatik Lely Juwita, menyambut baik kolaborasi ini karena memberikan ruang promosi yang luas bagi produk-produk lokal.

"Ajang ini menjadi kesempatan emas bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan dan mempertahankan produk mereka, sekaligus memperluas jangkauan pasar. Kami melibatkan 20 UMKM yang bergerak di sektor makanan, minuman, hingga merchandise," pungkasnya.