Surabaya, MEMANGGIL.CO - Sebanyak 41 remaja mengikuti pembekalan calon kader yang dilaksanakan Al Irsyad Al Islamiyah Surabaya. 

Kegiatan yang dikemas dalam training bagi calon kader dengan rentang usia 18-20 tahun ini, digelar di Lawang Kabupaten Malang, 1-3 Mei 2026.

"Training calon kader ini untuk regenerasi dan menguatkan perjalan organisasi sesuai amanat dari para pendiri," jelas Ketua PC Al Irsyad Al Islamiyah Surabaya, Salim Syarif Basrewan ST., Jumat (01/05/2026). 

Salah seorang pemateri training, M.Iqbal Qurusy, S.Pt., M.M., mengatakan materi Mabadi Al Irsyad sebagai penguatan pengkaderan ini, untuk meningkatkan kapasitas kader yang dipersiapkan melanjutkan dan menjalankan roda organisasi ke depan, supaya produktif serta bermanfaat bagi umat.

"Sebab salah satu Mabadi Al Irsyad ialah mengutamakan persatuan dan meningkatkan ilmu pengetahuan," kata Iqbal yang juga menjabat sebagai Ketua PW Al Irsyad Al Islamiyah Jawa TImur. 

Selain itu, konsolidasi menguatkan organisasi dengan menjaga ketauhidan dengan bersandar pada Al Qur’an dan As Sunnah. 

“Alhamdulillah Lajnah atau bidang Kaderisasi PC Surabaya dapat menggelar training,” imbuh Iqbal. 

Sate Pak Rizki

Ketua Lajnah Kaderisasi Al Irsyad Al Islamiyah Surabaya, Muhammad Barekat, menegaskan bahwa peserta training calon kader 41 anak dengan usia rata-rata 18-20 tahun. 

"Fokus pangkaderan adalah pada training yang nantinya akan diberikan beberapa materi sebagai pembekalan dan pengetahuan dalam menjalankan amanat organisasi," ungkap Salim menambahkan. 

Beberapa materi tersebut adalah Orientasi Training dipandu SC dan Tim EO, Gerakan Shalat Shubuh berjamaah dan Kultum, Sejarah Al Irsyad, Menumbuhkan Jiwa Leadership Karakter Pemuda dan Tantangan Masa Depan, Focus Grup Discussion serta Mabadi Al Irsyad, Kewirausahaan Pemuda (HIPMI), serta Kenakalan Remaja, juga Evaluasi dan Rencana Tindak Lanjut.

Sementara tokoh nasional yang hadir sebagai pemateri adalah Ahmad Riyadh UB PhD.I., dr. Gamal Albinsaid, M. Biomed, Prof. Dr. dr. Abd. Hafid Bajamal, Sp.BS (K), dan Dr. Zakik Basalamah, serta Ketua KONI Jatim Drs M. Nabil.