Blora, MEMANGGIL.CO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora, Jawa Tengah, melalui Dinas Kesehatan Daerah (Dinkesda) mulai menggerakkan pembangunan sektor kesehatan dengan membuka puluhan paket rehabilitasi dan penambahan fasilitas puskesmas.
Sebanyak 20 paket pekerjaan konstruksi telah dipublikasikan melalui Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) INAPROC Kabupaten Blora dan siap memasuki proses pengadaan.
Publikasi tersebut menjadi sinyal dimulainya pembangunan sarana pelayanan kesehatan di berbagai wilayah Kabupaten Blora pada Tahun Anggaran 2026. Seluruh pekerjaan meliputi rehabilitasi gedung pelayanan, ruang rawat inap, IGD, ruang persalinan, PONED, ruang farmasi hingga pembangunan ruang pelayanan baru.
Berdasarkan dokumen paket yang dikutip pada Selasa (4/8/2026), dua proyek dengan nilai terbesar masing-masing mencapai Rp573 juta, yakni:
- Rehabilitasi Gedung IGD dan PONED Puskesmas Banjarejo — Rp573.000.000
- Rehabilitasi Gedung Persalinan dan IGD Puskesmas Tunjungan — Rp573.000.000.
Selanjutnya, paket bernilai Rp378 juta terdiri dari:
- Penambahan Ruang Rawat Inap Puskesmas Menden.
- Penyelesaian Pembangunan Gedung Baru Lantai 2, Rehabilitasi Ruang Fisioterapi dan Playon Puskesmas Menden.
- Rehabilitasi Gedung Pelayanan Puskesmas Kedungtuban.
- Rehabilitasi Gedung Rawat Inap dan Rawat Jalan Puskesmas Ngawen.
- Rehabilitasi Puskesmas Pembantu Tinapan.
Kemudian paket dengan nilai Rp366,53 juta, yakni Rehabilitasi Gedung IGD dan Mampu Persalinan Puskesmas Gondoriyo. Untuk kelompok Rp281 juta, terdapat Penyelesaian Renovasi Gedung Persalinan Puskesmas Kutukan.
Berikutnya, paket senilai Rp231 juta, meliputi:
- Rehabilitasi Gedung Pelayanan TB, MTBS dan Imunisasi Puskesmas Ngroto.
- Rehabilitasi Gedung Rawat Jalan Puskesmas Doplang.
- Rehabilitasi Puskesmas Pembantu Ledok.
Sedangkan paket dengan nilai Rp182 juta terdiri atas:
- Penambahan Ruang Pelayanan USG Puskesmas Ketuwan.
- Rehabilitasi Gedung Persalinan Puskesmas Bogorejo.
- Rehabilitasi Gedung PONED Puskesmas Jiken.
- Rehabilitasi Gedung/Ruang Perawatan Puskesmas Rowobungkul.
- Rehabilitasi Puskesmas Pembantu Karangjati.
- Rehabilitasi Puskesmas Pembantu Ketringan.
- Rehabilitasi Ruang Farmasi Puskesmas Puledagel.
- Rehabilitasi Puskesmas Pembantu Tawangrejo.
Seluruh proyek tersebut tersebar di sejumlah kecamatan dan ditujukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dasar masyarakat. Fokus pembangunan diarahkan pada fasilitas yang langsung bersentuhan dengan pelayanan pasien, mulai dari ruang persalinan, instalasi gawat darurat, rawat inap hingga pelayanan ibu dan anak.
Mayoritas paket saat ini masih berada pada tahapan persiapan dan proses pengadaan melalui SPSE.
Karena itu, para pelaku usaha jasa konstruksi yang memburu proyek dan memenuhi persyaratan silahkan mulai mempersiapkan dokumen administrasi maupun teknis agar dapat mengikuti proses tender sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Bagi kontraktor lokal maupun nasional yang berminat mengikuti pekerjaan di Kabupaten Blora, momentum ini menjadi peluang untuk memperoleh paket konstruksi sektor kesehatan yang tersebar di berbagai wilayah.
Seluruh proses dilakukan secara elektronik melalui SPSE INAPROC sehingga pelaksanaan pengadaan berlangsung secara terbuka, kompetitif, dan akuntabel.