Blora, MEMANGGIL.CO - Sebuah pesawat latih mengalami gangguan dalam penerbangan dan terpaksa melakukan pendaratan darurat di area persawahan Dukuh Banjarmlati, Desa Sarimulyo, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Blora, Minggu (6/9/2026) siang. Pesawat yang melakukan pendaratan darurat tersebut kemudian terbakar.

Peristiwa itu sontak membuat warga di sekitar lokasi geger. Area persawahan yang berada di wilayah Desa Sarimulyo mendadak dipenuhi aktivitas warga dan petugas setelah informasi mengenai pesawat tersebut tersebar.

Berdasarkan laporan sementara Posko Siaga Bencana/Pusdalops PB BPBD Kabupaten Blora, pesawat tersebut merupakan pesawat latih dari Lanud Abdulrachman Saleh TNI AU Malang. Saat mengalami gangguan, pesawat tengah melakukan penerbangan dari Pangandaran menuju Malang.

Gangguan yang terjadi di tengah penerbangan membuat pesawat harus melakukan pendaratan darurat. Pesawat kemudian mendarat di lahan pertanian warga di Dukuh Banjarmlati.

Situasi belum berhenti setelah pesawat menyentuh tanah. Pesawat kemudian terbakar sehingga penanganan langsung dilakukan oleh tim gabungan di lokasi.

TRC BPBD Blora, Agung Triyono, mengatakan informasi mengenai kejadian tersebut diterima dari masyarakat. Petugas kemudian bergerak menuju lokasi untuk memastikan kondisi dan melakukan asesmen awal.

“Setelah menerima laporan dari masyarakat, tim langsung menuju lokasi untuk melakukan asesmen dan berkoordinasi dengan unsur terkait,” ujar Agung Triyono.

Dalam penanganan kejadian tersebut, BPBD Blora berkoordinasi dengan sejumlah unsur. Tim yang terlibat antara lain Damkar Satpol PP Blora, Polsek Ngawen, PMI Kabupaten Blora, Relawan Surocentiko dan masyarakat sekitar.

Meski pesawat terbakar, dua awak pesawat berhasil menyelamatkan diri. Pilot dan kopilot keluar dari pesawat sebelum kondisi tersebut berkembang lebih jauh.

Pilot diketahui bernama Dhoni Vasmin A, 39 tahun. Sedangkan kopilotnya bernama Ignatius Andreas, 31 tahun.

Keduanya dilaporkan selamat dan selanjutnya mendapatkan perawatan di Puskesmas Ngawen. Penanganan medis dilakukan setelah kedua awak berhasil menyelamatkan diri dari pesawat.

“Informasi sementara, pilot dan kopilot selamat dan mendapatkan perawatan di Puskesmas Ngawen,” kata Agung.

BPBD Blora hingga kini masih melakukan kaji cepat terhadap kejadian tersebut. Pendataan dilakukan untuk memastikan kondisi di lokasi sekaligus menghimpun informasi terkait insiden pendaratan darurat tersebut.

Sementara penyebab pasti gangguan yang dialami pesawat belum dapat dipastikan berdasarkan laporan awal. BPBD masih melakukan koordinasi dengan pihak terkait untuk memperoleh informasi lanjutan.

Agung menegaskan bahwa informasi yang disampaikan pihaknya masih merupakan data sementara. Perkembangan terbaru akan mengikuti hasil asesmen dan koordinasi dengan instansi terkait.

“Data yang kami sampaikan masih sementara. Kami masih melakukan kaji cepat dan koordinasi dengan pihak terkait untuk mendapatkan informasi lebih lengkap,” jelasnya.

Tim gabungan masih berada di lokasi untuk melakukan penanganan sesuai tugas masing-masing. Area sekitar lokasi kejadian juga menjadi perhatian agar proses penanganan dapat berlangsung dengan aman.

Insiden pesawat latih di Ngawen Blora ini menjadi perhatian karena pendaratan darurat terjadi di tengah area persawahan warga. Kendati pesawat kemudian terbakar, dua awak yang berada di dalamnya dilaporkan selamat.