Grobogan, MEMANGGIL.CO - Kondisi bocah berinisial MSU (13) yang terlibat duel dengan teman sebayanya di Grobogan kini telah berangsur normal. Polisi memastikan korban dalam kondisi sehat dan sudah kembali mengikuti kegiatan belajar di sekolah.
Sebelumnya, korban sempat mengalami pingsan setelah terlibat duel dengan anak berinisial MD (13) di kawasan irigasi, Dusun Beni, Desa Tanjungrejo, Kecamatan Wirosari, Kamis (10/9/2026) sekitar pukul 17.00 WIB. Peristiwa tersebut kemudian direkam dan videonya menyebar luas di media sosial.
Kasat Reskrim Polres Grobogan AKP Taufik Frida Mustofa mengatakan korban sempat tidak sadarkan diri, tetapi tidak berlangsung lama.
“Awal mula terus mengalami pingsan, tetapi tidak lama ditolong, kondisi sadar, terus kembali masing-masing,” kata Taufik, Sabtu (19/9/2026).
Terkait kondisi kesehatan korban setelah kejadian, polisi menyebut sejauh ini luka yang ditemukan tergolong ringan.
“Untuk sampai saat ini, hasil yang diketahui itu luka-luka ringan saja, ada lecet di pipi sama lengan,” ujarnya.
Taufik juga memastikan kondisi korban setelah kejadian dalam keadaan sehat.
“Dan kondisi korban setelah itu dalam keadaan sehat, sudah masuk sekolah juga, Mas,” katanya.
Polisi Pastikan Kasus Tetap Diproses
Meski korban telah kembali beraktivitas di sekolah, proses penanganan perkara oleh kepolisian tetap berjalan.
Kasus tersebut ditangani Unit PPA Satreskrim Polres Grobogan. Penyidik telah meminta keterangan dari korban dan terduga pelaku.
Sejumlah saksi yang berada di lokasi juga telah diperiksa. Polisi termasuk meminta keterangan dari anak yang merekam kejadian hingga video tersebut tersebar di media sosial.
Taufik sebelumnya menjelaskan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, kasus tersebut merupakan dugaan penganiayaan dalam duel, bukan perundungan.
Korban dan terduga pelaku diketahui sama-sama berusia 13 tahun serta masih berstatus pelajar SMP. Keduanya juga diketahui merupakan tetangga dan teman bermain di lingkungan tempat tinggal mereka.
Kasus tersebut menjadi perhatian publik setelah video duel dua bocah itu beredar luas di media sosial.
Sejumlah figur publik, termasuk Aldi Taher dan Inul Daratista, turut menyoroti kasus tersebut dan meminta perhatian aparat kepolisian.
Namun, polisi mengimbau masyarakat agar melihat perkara berdasarkan kronologi secara utuh dan tidak hanya berdasarkan potongan video yang beredar.
Taufik meminta masyarakat tetap bijak dalam menyikapi informasi terkait kasus tersebut agar tidak menimbulkan informasi yang bias maupun kegaduhan.